Kolaborasi Jadi Kunci Sukses Festival Sekerat Nusantara V
- 13 Jul 2026 13:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Sekerat - Keberhasilan penyelenggaraan Festival Sekerat Nusantara (FSN) V Tahun 2026 menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, hingga pelaku UMKM dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.
Festival yang resmi ditutup Bupati Kutai Timur itu, tidak hanya menghadirkan berbagai pertunjukan budaya dan hiburan rakyat, tetapi juga memperlihatkan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.
Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur, Ahmad Rifanie, mengatakan penyelenggaraan Festival Sekerat Nusantara tidak mungkin berjalan tanpa dukungan berbagai pihak. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.
"Keberhasilan Festival Sekerat Nusantara merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Sekerat, Pemerintah Kecamatan Bengalon, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, komunitas, perusahaan, serta seluruh masyarakat yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan," ujar Ahmad Rifanie, Minggu 12 Juli 2026.
Ia menjelaskan, selama festival berlangsung masyarakat menjadi pelaku utama dalam setiap kegiatan. Mulai dari penyelenggaraan ritual adat, lomba kuliner hasil laut, pertunjukan seni budaya, atraksi paralayang, hingga hiburan rakyat dilaksanakan dengan melibatkan warga setempat.
Menurut Ahmad, pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Ada tiga pilar utama yang harus berjalan secara bersamaan, yakni atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. "Pengembangan pariwisata harus dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu atraksi, amenitas, dan akses. Ketiganya harus berjalan beriringan agar mampu menciptakan destinasi wisata yang memiliki daya saing," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, mengatakan keberhasilan festival juga merupakan hasil kerja keras masyarakat yang selama beberapa tahun terakhir terus menjaga konsistensi penyelenggaraan kegiatan budaya. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal utama yang membuat Festival Sekerat Nusantara terus berkembang dari tahun ke tahun.
"Festival ini milik masyarakat. Seluruh warga ikut terlibat, mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga penutupan. Kami bersyukur banyak pihak yang memberikan dukungan sehingga festival tahun ini kembali berjalan dengan baik," ujarnya.
Sunan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Sekerat, organisasi kepemudaan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, tokoh adat, tokoh agama, pelaku UMKM, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan festival.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda melalui Pokdarwis dan Karang Taruna menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan desa wisata. Selain membantu penyelenggaraan festival, mereka juga berperan aktif dalam mempromosikan potensi wisata Desa Sekerat melalui berbagai media.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengapresiasi semangat kolaborasi yang ditunjukkan seluruh pihak. Ia berharap sinergi tersebut tidak hanya berlangsung saat festival digelar, tetapi juga terus terbangun dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Sekerat.
"Pariwisata tidak bisa dibangun oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari masyarakat, komunitas, dunia usaha hingga pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Ardiansyah.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur optimistis Festival Sekerat Nusantara akan terus berkembang menjadi agenda budaya unggulan daerah. Lebih dari sekadar perayaan tahunan, festival tersebut diharapkan menjadi penggerak lahirnya destinasi wisata yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sekerat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....