Kunjungan Wisman ke Kaltim Naik Signifikan Maret 2026

  • 05 Mei 2026 11:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kalimantan Timur pada Maret 2026 mengalami peningkatan signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lonjakan sebesar 72,15 persen secara tahunan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Kepala BPS Kalimantan Timur, Mas'ud Rifai, menyampaikan total kunjungan wisman pada periode tersebut mencapai 890 orang. Angka ini juga meningkat 11,25 persen dibandingkan Februari 2026.

"Berdasarkan asal negara, kunjungan didominasi oleh wisatawan dari Brunei Darussalam sebesar 37,19 persen. Disusul Malaysia sebesar 17,53 persen dan Singapura sebesar 6,10 persen, yang menunjukkan dominasi pasar Asia Tenggara," ujarnya. Selasa 5 Mei 2026.

Peningkatan kunjungan tidak terlepas dari daya tarik destinasi unggulan di Kalimantan Timur. Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi magnet utama, selain kawasan wisata bahari seperti Kepulauan Derawan serta pantai-pantai di Balikpapan.

Selain faktor destinasi, berbagai kegiatan selama Maret 2026 turut mendorong peningkatan mobilitas wisatawan. Kegiatan seperti bazar Ramadan dan kunjungan terbuka di kawasan IKN menjadi pemicu tambahan arus kunjungan.

Sejalan dengan itu, sektor transportasi udara internasional juga mengalami pertumbuhan. Jumlah penumpang tercatat sebanyak 5.820 orang atau naik 25,38 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang berada di angka 45,02 persen. Secara tahunan meningkat 8,59 persen, meskipun secara bulanan mengalami penurunan tipis.

"Hotel bintang empat menjadi pilihan utama wisatawan dengan tingkat okupansi tertinggi mencapai 46,6 persen. Hal ini menunjukkan preferensi terhadap akomodasi dengan fasilitas menengah ke atas," katanya.

Data ini mencerminkan optimisme sektor pariwisata Kalimantan Timur di tengah percepatan pembangunan infrastruktur dan promosi destinasi. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat strategi agar tren pertumbuhan tetap terjaga secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....