Libur Lebaran, Pengunjung Museum Mulawarman Meningkat Pesat
- 28 Mar 2026 15:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara – Momentum libur Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata sekaligus menambah wawasan sejarah. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan di Museum Mulawarman yang menghadirkan ragam koleksi budaya khas Kalimantan Timur.
Kepala Tata Usaha UPTD Museum Mulawarman, Sugiyono Ideal, dilansir dari laman Pemprov Kaltim pada Sabtu, 28 Maret 2026 mengungkapkan lonjakan pengunjung sudah menjadi tren setiap musim libur Lebaran. Sejak hari pertama Idulfitri, jumlah kunjungan harian tercatat mencapai 500 hingga 700 orang, meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. "Mayoritas pengunjung berasal dari kalangan keluarga yang memanfaatkan libur panjang untuk rekreasi edukatif," katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak pengelola melakukan berbagai pembenahan. Penataan ulang ruang pamer dilakukan guna menghadirkan suasana yang lebih segar dan nyaman. Selain itu, kios informasi ditempatkan di sejumlah titik strategis agar pengunjung dapat memahami koleksi secara lebih mendalam.
Tidak hanya berbenah secara fisik, museum juga mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Pengelola telah meluncurkan situs web resmi dan aplikasi telepon pintar yang memuat katalog koleksi serta informasi kegiatan, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi sebelum berkunjung.
Beragam koleksi unggulan turut menjadi daya tarik utama. Mulai dari artefak kuno, patung, lukisan, hingga peninggalan bersejarah Kesultanan Kutai dipamerkan secara menarik. Miniatur rumah adat dari berbagai wilayah seperti Sambaliung, Kutai, dan Paser juga memperkaya pengalaman pengunjung dalam mengenal budaya lokal.
Secara keseluruhan, museum ini menyimpan lebih dari 5.000 benda bersejarah yang terbagi dalam berbagai kategori, mulai dari arkeologi, etnografi, seni, hingga biologika. Koleksi seperti arca, prasasti, keramik, tekstil, senjata tradisional, hingga alat musik daerah menjadi bukti kekayaan budaya Nusantara yang tersimpan di dalamnya.
"Sejumlah koleksi favorit yang kerap menarik perhatian pengunjung antara lain singgasana Raja Kutai, patung Lembuswana, alat pangkon, hingga kelambu kuning," ujar Sugiyono. Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan layanan, termasuk memperluas platform digital agar Museum Mulawarman semakin dekat dengan masyarakat luas dan tetap menjadi destinasi wisata edukasi unggulan di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....