Pameran Reptil Meriahkan Libur Panjang di Ibu Kota Nusantara
- 18 Mei 2026 15:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Suasana libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) kian semarak pada akhir pekan ini. Ribuan masyarakat memadati Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) untuk menikmati berbagai aktivitas wisata dan edukasi yang digelar selama masa libur, Sabtu–Minggu yakni tanggal 16–17 Mei 2026.
Salah satu kegiatan yang menyita perhatian pengunjung hadir di Nusantara Park melalui kolaborasi bersama Komunitas Balikpapan Reptil Eksotik (Barekso). Dalam kegiatan tersebut, puluhan satwa reptil dan mamalia eksotis dipamerkan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pelestarian serta tanggung jawab dalam memelihara hewan.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak pagi. Anak-anak hingga orang dewasa memadati area pameran untuk melihat langsung berbagai jenis satwa, mulai dari kura-kura, iguana, ular sanca bola (ball python), ular sawah (sanca batik), kura-kura daun, hingga African fat-tailed gecko (AFT) dan leopard gecko.
Sejumlah pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto dan berinteraksi langsung dengan hewan jinak di bawah pengawasan pemandu.
Salah satu anggota komunitas Barekso, Bayu, mengatakan sebagian besar pengunjung tertarik pada reptil yang aman untuk dipegang dan diajak berinteraksi.
“Biasanya pengunjung tertarik dengan hewan yang bisa ditangani seperti ball python, iguana, dan ular sawah. Mereka bisa mendapatkan pengalaman memegang dan berfoto langsung dengan satwa tersebut,” ujar Bayu.
Menurut dia, kegiatan ini penting untuk mengubah pandangan masyarakat yang selama ini menganggap seluruh reptil sebagai hewan berbahaya.
“Harapannya, masyarakat dapat memahami bahwa tidak semua reptil berbahaya. Reptil juga makhluk hidup yang perlu dirawat dengan baik ketika dipelihara,” katanya.
Pameran tersebut juga mendapat sambutan positif dari pengunjung. Salah satunya Ubay, warga Sepaku, yang datang bersama keluarganya untuk mengenalkan berbagai jenis satwa kepada anak-anaknya.
“Saya ajak anak-anak ke Nusantara Park supaya mereka mengenal jenis-jenis reptil. Mereka sangat senang. Ke depan, kami berharap pameran seperti ini bisa lebih besar dan menampilkan lebih banyak jenis hewan di IKN, seperti burung dan satwa lainnya,” kata Ubay.
Selain menjadi sarana hiburan selama libur panjang, kegiatan ini menunjukkan bahwa ruang publik di IKN mulai berkembang sebagai tempat rekreasi edukatif yang ramah keluarga. Pengunjung tidak hanya menikmati suasana kawasan modern Nusantara, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan alam dan satwa.
Selama masa libur Hari Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung sejak Kamis hingga Minggu 14–17 Mei 2026, masyarakat juga dapat mengunjungi area Istana Negara dan kawasan glamping di IKN yang dibuka untuk umum hingga pukul 17.00 WITA setiap hari.
Tingginya minat masyarakat untuk datang ke IKN terlihat sejak hari pertama libur panjang. Pengunjung berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur maupun luar daerah untuk melihat langsung perkembangan pembangunan ibu kota negara baru tersebut.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan suasana libur di kawasan Nusantara menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perkembangan IKN.
“Masyarakat dari berbagai daerah, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak menikmati suasana di IKN, mulai dari pemandangan kawasan, sajian kuliner, hiburan, hingga berbagai aktivitas edukatif dan lingkungan yang diselenggarakan selama masa libur,” ujar Troy, Minggu 17 Mei 2026.
Ia menegaskan pembangunan IKN tetap berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan pemerintah. Saat ini, fokus pembangunan tahap kedua diarahkan pada penyelesaian kawasan legislatif dan yudikatif beserta sarana pendukung lainnya.
Menurut Troy, dukungan dan kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Nusantara sebagai ibu kota politik masa depan Indonesia.
Untuk menjaga kenyamanan bersama, pengunjung yang datang ke kawasan IKN diwajibkan mengenakan pakaian rapi dan sopan, seperti celana panjang, baju berkerah, dan sepatu. Pengunjung juga dilarang menerbangkan drone, membawa hewan peliharaan, merokok di area tertentu, membawa senjata tajam, serta melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....