MASATA Dorong Wisata Industri Edukasi Bersama DISPOPAR Bontang
- 01 Feb 2026 11:11 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Silaturahmi Dewan Pimpinan Cabang Masyarakat Sadar Wisata (DPC MASATA) Kota Bontang ke Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DISPOPAR) Kota Bontang menjadi langkah awal memperkuat sinergi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Graha Pemuda, Kantor DISPOPAR Kota Bontang, Jumat, 30 Januari 2026.
Rombongan MASATA diterima langsung oleh Kepala DISPOPAR Kota Bontang yang baru, Eko Mashudi, didampingi Staf Bidang Pariwisata Azida, Adib, dan Mul Regar. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk membangun kolaborasi program kemitraan yang berorientasi pada transformasi sektor wisata yang lebih modern dan berdampak ekonomi.
Ketua DPC MASATA Kota Bontang, Eko Satrya, menyampaikan bahwa di awal tahun 2026 MASATA menaruh perhatian besar pada penguatan kerja sama lintas sektor guna mendorong pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal. “MASATA berkomitmen mendukung program DISPOPAR dan BAPENDA agar sektor pariwisata mampu menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bontang,” ujarnya.
Dalam silaturahmi tersebut, Eko Satrya didampingi jajaran pengurus DPC MASATA Kota Bontang, di antaranya Wakil Ketua Ngabidin Nurcahyo, Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Atik Setyaningsih, Bidang Humas dan Publikasi Ayub, Bidang UMKM Asih, Bidang Keolahragaan Firman, Bidang Ekonomi Kreatif Hamalia, Bidang Pengabdian Masyarakat Ida, serta Bidang Pengembangan Program Maryam.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah program Transformasi Wisata 2026. MASATA menegaskan kesiapan mendukung langkah DISPOPAR dalam menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Selain itu, pengembangan Program Wisata Industri berbasis edukasi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian. Program ini digencarkan MASATA sebagai refleksi capaian pariwisata tahun 2025, dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan dan profesionalisme pelaku wisata di kawasan industri Kota Bontang.
MASATA juga mendorong optimalisasi ruang terbuka publik agar lebih produktif dan terintegrasi. Ruang-ruang seperti fasilitas olahraga, area instansi vertikal, hingga lahan nonproduktif diharapkan dapat dikembangkan menjadi pusat aktivitas sosial, ekonomi, dan ekonomi kreatif yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Kepala DISPOPAR Kota Bontang, Eko Mashudi, mengapresiasi program-program yang telah dijalankan MASATA, khususnya Wisata Industri yang berfokus pada edukasi dan pengembangan SDM. “Kami melihat implementasi program seperti pelatihan service excellent bagi driver transportasi, profesi caddy, hingga sosialisasi Sapta Pesona bagi pelaku UMKM sudah berjalan baik dan melibatkan unsur industri,” katanya.
Menurut Eko Mashudi, kolaborasi tersebut akan diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) yang difasilitasi DISPOPAR bersama Bagian Hukum Pemerintah Kota Bontang untuk dikaji secara lintas pentahelix, melibatkan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media. Di akhir pertemuan, MASATA juga menyampaikan permohonan dukungan DISPOPAR dalam menyambut HUT ke-3 MASATA Kota Bontang pada 9 Februari mendatang, yang akan dimeriahkan dengan pementasan seni budaya sebagai bentuk dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....