Bulan K3 Nasional Momentum Perubahan Budaya Keselamatan Bontang

  • 17 Jan 2026 14:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang berlangsung setiap 12 Januari hingga 12 Februari mendapat makna baru di Kota Bontang. Momentum tahunan ini tidak lagi dipandang sebatas agenda seremoni sektor industri, tetapi mulai diarahkan sebagai penggerak perubahan perilaku masyarakat secara lebih luas.

Melalui pendekatan lintas sektor, Bulan K3 kini dimanfaatkan untuk mengoptimalkan penerapan Sapta Pesona di tengah kehidupan sosial masyarakat. Upaya ini menegaskan bahwa nilai keselamatan kerja memiliki keterkaitan erat dengan penciptaan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkualitas, tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga masyarakat umum.

Meski K3 berakar dari dunia ketenagakerjaan dan Sapta Pesona lahir dari sektor pariwisata, keduanya memiliki irisan kuat. K3 menekankan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja demi produktivitas, sementara Sapta Pesona mengedepankan tujuh unsur utama, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan meninggalkan kesan baik.

Penerapan standar K3 yang disiplin di kawasan industri, proyek, hingga perkantoran pemerintah secara langsung mendukung unsur-unsur Sapta Pesona. Lingkungan kerja yang aman dan tertib menciptakan rasa nyaman bagi publik, sementara budaya kerja yang sehat berkontribusi pada pelayanan yang lebih ramah dan profesional.

Selain itu, standar K3 yang menuntut keteraturan dan kebersihan turut memperkuat aspek keindahan lingkungan. Area kerja yang tertata rapi, minim risiko, dan bersih memberikan kesan visual positif, baik bagi masyarakat lokal maupun pihak luar yang berkunjung ke Kota Bontang.

Melihat potensi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang Masyarakat Sadar Wisata (DPC MASATA) Kota Bontang mengambil peran strategis melalui Program Wisata Industri. Program ini berbasis edukasi dan pengembangan sumber daya manusia dengan memadukan budaya K3 dan nilai-nilai Sapta Pesona, terutama di kawasan penunjang industri.

Ketua DPC MASATA Kota Bontang, Eko Satrya, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan menularkan budaya disiplin dari area industri ke ruang publik. “Budaya K3 yang selama ini identik dengan area pabrik perlu diperluas agar menjadi perilaku sehari-hari masyarakat, khususnya di fasilitas umum,” ujarnya.

Menurut Eko, momentum Bulan K3 Nasional menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Dengan mengoptimalkan Bulan K3 Nasional, sinergi antara Dinas Tenaga Kerja Kota Bontang, dunia usaha dan dunia industri, serta MASATA dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya produktif, tetapi juga menarik dan berkesan,” katanya.

Ke depan, sinergi K3 dan Sapta Pesona diharapkan tidak hanya menekan angka kecelakaan kerja, tetapi juga meningkatkan citra Kota Bontang sebagai kota yang aman, ramah, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi berkelanjutan, nilai keselamatan dan keramahan diharapkan melekat sebagai identitas sosial masyarakat Bontang, baik bagi warganya maupun bagi pendatang dan wisatawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....