Program Wisata Industri, Mencetak SDM Bontang Yang Unggul

  • 24 Jun 2025 10:47 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Kota Bontang, yang terletak di Kalimantan Timur, memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat industri di Indonesia. Sebagai daerah yang memiliki industri berbasis gas, petrokimia, dan CPO, Bontang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, untuk dapat menjadi kota industri yang maju, berkelanjutan, dinamis, dan sejahtera, Bontang memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Ketua DPC MASATA Kota Bontang, Eko satrya mengatakan, mencetak generasi muda yang unggul bukanlah hal yang mudah, namun dengan Program Wisata Industri Bontang, kota ini berharap dapat mewujudkan visi dan misinya dalam memajukan SDM lokal yang siap menghadapi tantangan global.

Ia menjelaskan, sebagai bagian dari visi besar untuk menjadi Kota Industri dan Jasa, program ini diharapkan dapat memperkenalkan generasi muda Bontang pada dunia industri yang ada di sekitar mereka. Dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan dalam Pentahelix—termasuk pemerintah, perusahaan industri, akademisi, komunitas, dan media. Program Wisata Industri Bontang dirancang untuk menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Lebih lanjut Eko Satrya menyebutkan, DPC MASATA (Masyarakat Sadar Wisata) Kota Bontang, sebagai inisiator program ini, saat ini tengah menunggu dukungan lebih lanjut dari pihak perusahaan industri yang beroperasi di Bontang. Kolaborasi yang lebih intens dengan sektor industri menjadi kunci untuk melaksanakan program ini dengan efektif dan memberikan dampak maksimal. Kunjungan balasan antara Presiden Direktur Badak LNG, Bapak Achmad Akhiruddin, dan Ketua Umum DPP MASATA, Bapak Suryandaru, yang juga Direktur Utama PT NANO GLOBAL INDONESIA, menunjukkan adanya keseriusan untuk bekerja sama dan mewujudkan program ini.

Program Wisata Industri Bontang menurutnya, dirancang untuk memberikan pendidikan berbasis industri yang tidak hanya mengedepankan teori, tetapi juga pengalaman langsung di lapangan. Dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa, program ini bertujuan untuk memperkenalkan mereka pada proses industri yang ada di kota ini. Hal ini akan memberi mereka gambaran yang lebih jelas mengenai tantangan dan peluang yang ada di dunia industri, sekaligus memberikan wawasan yang lebih praktis terkait keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses dalam dunia kerja.

Eko juga mengatakan, tantangan terbesar yang dihadapi dalam implementasi program ini adalah bagaimana mengoptimalkan kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, dan dunia pendidikan. Pihak industri, terutama perusahaan-perusahaan besar seperti Badak LNG, diharapkan dapat memberikan dukungan penuh dengan membuka fasilitas mereka untuk dijadikan tempat magang atau observasi bagi para pelajar dan mahasiswa. Kolaborasi semacam ini akan membantu para generasi muda Bontang memperoleh keterampilan dan pengalaman yang langsung dapat diterapkan di dunia kerja.

Ke depan, dengan berjalannya Program Wisata Industri Bontang, ia berhadarp Kota Bontang akan memiliki generasi muda yang lebih terampil dan memiliki daya saing tinggi. Program ini tidak hanya akan memperkenalkan potensi industri Bontang ke dunia luar, tetapi juga menjadi katalisator dalam meningkatkan kapasitas SDM lokal yang unggul. Dengan begitu, Bontang dapat mewujudkan visinya untuk menjadi kota industri yang maju, berkelanjutan, dan sejahtera, serta berkontribusi pada pembangunan nasional, termasuk sebagai daerah mitra IKN Baru yang tengah berkembang pesat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....