Bupati Paser Wacanakan Dirikan Kampus Akedemi Pariwisata

  • 24 Apr 2026 15:16 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser – Pemerintah Kabupaten Paser merencanakan kerja sama lanjutan dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung sebagai bentuk komitmen memajukan sektor pariwisata guna menggerakkan perekonomian daerah.

Sebelumnya, Pemkab Paser telah menyalurkan Beasiswa Utusan Daerah (BUD) kepada 30 putra-putri asal Bumi Daya Taka. Program ini tidak hanya menanggung biaya pendidikan hingga selesai, tetapi juga kebutuhan penunjang lainnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah berencana menyusun kerja sama strategis tambahan untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan sektor pariwisata.

Bupati Paser, Fahmi Fadli, didampingi jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Paser, dalam kunjungannya ke Politeknik Pariwisata NHI Bandung pekan lalu, menyampaikan sejumlah langkah strategis yang akan ditempuh. Salah satunya melalui investasi di bidang pendidikan.

“Kami mewacanakan pendirian Kampus Akademi Pariwisata (Akpar) di Kabupaten Paser sebagai upaya mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pariwisata,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Paser juga mendorong pengembangan sport tourism atau wisata olahraga melalui berbagai event, sekaligus mendukung kesiapan daerah sebagai tuan rumah Porprov Kaltim VIII/2026.

Kesiapan tersebut mencakup asesmen dan standardisasi layanan katering serta akomodasi guna memberikan pelayanan optimal bagi peserta dan tamu.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, pemerintah daerah juga merancang integrasi layanan rumah sakit dan hotel sebagai medical support hospitality. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan penguatan identitas daerah dilakukan melalui penyusunan buku kuliner khas Kabupaten Paser sebagai strategi promosi berbasis kekayaan lokal.

Pengembangan destinasi wisata juga terus didorong, salah satunya melalui kerja sama pengelolaan Sultan Hill sebagai kawasan sport tourism berbasis paralayang.

“Kami juga berencana mengembangkan konsep educational trip berbasis agrowisata di kecamatan penghasil buah, serta mengembangkan produk unggulan daerah berbasis olahan kepiting melalui pelatihan, standardisasi, dan pendampingan UMKM,” ujarnya.

Guna mendukung keberlanjutan program, pemerintah daerah mengoptimalkan Program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) dengan rencana penambahan kuota pada 2026, khususnya untuk program studi pengelolaan perhotelan dan usaha rekreasi.

Fahmi turut menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Pariwisata NHI Bandung atas kontribusinya dalam mendidik putra-putri daerah. Ia berharap para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Paser.

“Kami juga berharap jajaran Politeknik Pariwisata NHI Bandung dapat berkunjung ke Paser. Kami siap memfasilitasi kunjungan tersebut sebagai bagian dari penguatan kerja sama berkelanjutan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....