Legenda Brazil dan Real Madrid Roberto Carlos Dikabarkan Memeluk Islam

  • 19 Agt 2026 12:17 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Dunia – Siapa yang tidak mengenal Roberto Carlos? Legenda sepak bola Brasil dan Real Madrid itu dikenal dunia lewat kecepatan, kekuatan tendangan kaki kiri, serta satu gol tendangan bebas yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu gol paling spektakuler dalam sejarah sepak bola.

Pada 1997, Roberto Carlos membuat dunia terdiam ketika Brasil menghadapi Prancis dalam Turnamen Prancis di Lyon. Dari jarak sekitar 35 meter, ia melepaskan tendangan menggunakan kaki kiri yang awalnya terlihat melenceng jauh dari gawang.

Namun, bola kemudian berbelok tajam menuju gawang dan masuk setelah mengenai bagian dalam tiang. Penjaga gawang Prancis Fabien Barthez dibuat terpaku melihat lintasan bola tersebut. Gol itulah yang kemudian populer dengan sebutan "banana shot".

Tembakan keras Roberto Carlos yang sulit diantisipasi kiper lawan. (Foto: drmh)

Kini, hampir tiga dekade setelah aksi tersebut mengukir namanya dalam sejarah sepak bola, Roberto Carlos kembali menjadi perhatian dunia. Bukan karena pertandingan, melainkan karena kabar mengenai kehidupan pribadinya.

Roberto Carlos dikabarkan telah memeluk agama Islam.

Namun, kabar tersebut perlu ditempatkan secara hati-hati. Hingga saat ini belum ada pernyataan langsung dari Roberto Carlos yang mengonfirmasi bahwa dirinya telah menjadi mualaf.

Informasi mengenai kabar tersebut disebut pertama kali disampaikan anggota parlemen Turki, Ali Şahin, melalui media sosial pada 18 Agustus 2026.

Dalam informasi yang beredar, Şahin menyebut Roberto Carlos telah mengucapkan dua kalimat syahadat sekitar empat pekan sebelumnya.

Nama Syekh Jihad Hammadeh juga disebut dalam kabar tersebut. Ia diklaim sebagai tokoh komunitas Muslim di Brasil yang disebut telah berkomunikasi dengan Roberto Carlos sebelum prosesi syahadat tersebut.

Artinya, informasi mengenai perpindahan keyakinan Roberto Carlos saat ini masih bersumber dari klaim pihak ketiga.

Belum ada konfirmasi resmi dari Roberto Carlos sendiri yang dapat memastikan kabar tersebut.

Karena itu, informasi ini lebih tepat disebut sebagai kabar atau laporan mengenai Roberto Carlos yang diklaim telah menjadi mualaf, bukan sebagai fakta yang sudah dikonfirmasi langsung oleh sang legenda.

Pernikahan Ikut Menjadi Sorotan

Kabar tersebut semakin menarik perhatian setelah muncul informasi mengenai kehidupan pribadi Roberto Carlos.

Ia disebut menikah dengan Souheila Tahiri, perempuan berdarah Maroko-Lebanon yang dikenal sebagai pengusaha sekaligus agen FIFA.

Prosesi pernikahan tersebut disebut berlangsung secara Islami dan dihadiri seorang syekh.

Informasi mengenai pernikahan itu kemudian ikut dikaitkan dengan kabar Roberto Carlos memeluk Islam.

Namun, kedua informasi tersebut tetap perlu dipisahkan dari fakta yang telah dikonfirmasi langsung oleh Roberto Carlos.

Pernikahan dalam prosesi yang disebut Islami tidak dengan sendirinya menjadi bukti bahwa seseorang telah berpindah agama. Demikian pula klaim mengenai pengucapan syahadat belum dapat disebut sebagai pengumuman resmi sebelum Roberto Carlos atau perwakilannya memberikan konfirmasi.

Roberto Carlos da Silva sendiri lahir di São Paulo, Brasil, pada 10 April 1973. Ia dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik yang pernah dimiliki sepak bola dunia.

Kariernya di Real Madrid berlangsung dari 1996 hingga 2007. Dalam periode tersebut, Roberto Carlos mencatat 527 penampilan dan mencetak 68 gol untuk Los Blancos.

Ia juga menjadi bagian penting dari generasi emas Real Madrid.

Bukan hanya kemampuan bertahan yang membuat namanya terkenal. Roberto Carlos memiliki kecepatan luar biasa dan kemampuan melakukan overlap dari sektor kiri.

Tendangan kerasnya menjadi salah satu senjata paling menakutkan.

Situs resmi Real Madrid mencatat Roberto Carlos memiliki kecepatan lari 100 meter dalam 10,9 detik, sementara tendangannya pernah mencapai kecepatan sekitar 140 kilometer per jam.

Karakteristik tersebut membuatnya berbeda dari kebanyakan bek pada zamannya.

Ia bukan sekadar pemain yang bertugas menjaga pertahanan. Roberto Carlos juga menjadi bagian penting dari proses membangun serangan dari sisi kiri.

Gol yang Membuat Namanya Abadi

Tetapi jika harus memilih satu momen yang paling melekat dengan Roberto Carlos, maka hampir seluruh penggemar sepak bola akan mengingat tendangan bebas melawan Prancis.

Gol tersebut terjadi pada 3 Juni 1997 dalam pertandingan pembuka Turnamen Prancis.

Jaraknya sekitar 35 meter.

Roberto Carlos menggunakan bagian luar kaki kirinya untuk memberikan efek luar biasa pada bola. Bola bergerak melewati sisi kanan pagar betis sebelum berbelok kembali menuju gawang.

Yang membuat gol tersebut semakin terkenal adalah lintasannya yang kemudian menjadi bahan penelitian ilmiah.

Studi fisika bahkan mencoba menghitung gaya dan karakteristik tendangan Roberto Carlos dalam menghasilkan lintasan tersebut. Salah satu kajian dari University of Leicester menghitung gaya yang diberikan pada bola dalam tendangan tersebut mencapai sekitar 320,2 Newton.

Gol tersebut bukan sekadar indah.

Ia menjadi salah satu contoh bagaimana teknik, kecepatan putaran bola dan efek aerodinamika dapat menghasilkan lintasan yang terlihat hampir mustahil.

Kolektor Trofi Bersama Real Madrid

Karier Roberto Carlos bersama Real Madrid juga dipenuhi prestasi.

Ia memenangkan tiga gelar Liga Champions bersama klub Spanyol tersebut. UEFA bahkan menyebutnya sebagai salah satu maestro tendangan bebas dan pemain besar dalam sejarah Real Madrid.

Di level internasional, Roberto Carlos menjadi bagian dari tim Brasil yang menjuarai Piala Dunia 2002.

Ia juga tampil dalam tiga edisi Piala Dunia dan menjadi salah satu pemain penting Tim Samba pada era 1990-an hingga awal 2000-an.

Dengan reputasi tersebut, Roberto Carlos tidak hanya dikenang sebagai pemain Brasil.

Ia telah menjadi ikon sepak bola dunia.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....