Fakta Piala Dunia 2030,Turnamen Bersejarah Pertama yang Digelar di Tiga Benua
- 02 Agt 2026 07:20 WIB
- Samarinda
RRI. CO.ID,Samarinda- Piala Dunia FIFA 2030 akan mencatat sejarah sebagai edisi paling unik sepanjang penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Turnamen ini akan menjadi edisi ke-24 sekaligus momen bersejarah karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun penyelenggaraan turnamen sejak pertama kali digelar di Uruguay pada 1930. Untuk menandai tonggak penting tersebut, FIFA menunjuk Maroko, Portugal, dan Spanyol sebagai tuan rumah utama. Sementara itu, tiga laga pembuka akan dimainkan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai bagian dari rangkaian perayaan satu abad Piala Dunia.
Rangkaian pertandingan pembuka di Amerika Selatan dijadwalkan berlangsung pada 8-9 Juni 2030. Uruguay akan menjadi negara pertama yang menggelar laga di Stadion Centenario, Montevideo, stadion bersejarah yang menjadi tempat berlangsungnya final Piala Dunia edisi perdana pada 1930. Sementara itu, Argentina akan menggelar pertandingan di Stadion Monumental, Buenos Aires, sedangkan Paraguay menjadi tuan rumah di Stadion Osvaldo Domínguez Dibb, Asunción.
Usai tiga pertandingan pembuka di Amerika Selatan, FIFA akan menggelar upacara pembukaan resmi Piala Dunia 2030 pada 13 atau 14 Juni 2030. Seremoni tersebut akan menandai dimulainya pertandingan di tiga negara tuan rumah utama, yakni Maroko, Portugal, dan Spanyol.
FIFA juga belum menetapkan stadion yang akan menjadi venue partai final. Meski demikian, laga puncak turnamen dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juli 2030.
Di Portugal, pertandingan akan tersebar di dua kota, yaitu Lisbon dan Porto. Sementara itu, Maroko menyiapkan enam kota penyelenggara, yakni Casablanca, Rabat, Marrakesh, Agadir, Fez, dan Tangier. Adapun Spanyol menjadi negara dengan jumlah kota tuan rumah terbanyak, meliputi Madrid, Barcelona, Sevilla, Bilbao, San Sebastián, Zaragoza, Las Palmas, Valencia, dan Vig
FIFA memastikan enam negara tuan rumah, yakni Maroko, Portugal, Spanyol, Uruguay, Argentina, dan Paraguay, lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2030 tanpa harus bersaing di babak kualifikasi.
FIFA hingga kini masih belum menetapkan secara resmi jumlah peserta yang akan tampil di Piala Dunia 2030. Meski demikian, format 48 tim yang mulai diterapkan pada edisi 2026 diperkirakan masih akan digunakan pada turnamen mendatang.
Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan pihaknya terbuka untuk membahas usulan penambahan peserta menjadi 64 tim. Wacana tersebut sebelumnya diajukan oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Piala Dunia.
Sementara itu, proses kualifikasi menuju Piala Dunia 2030 akan diselenggarakan dengan format yang berbeda di setiap konfederasi. Untuk zona CONCACAF yang membawahi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, babak kualifikasi dijadwalkan mulai berlangsung pada September 2027.
Sementara itu, UEFA masih menyusun format baru untuk babak kualifikasi yang disebut-sebut akan mengadopsi sistem serupa dengan Liga Champions.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....