Skuad Sepak Bola Paser Ukir Sejarah di Popda

  • 28 Nov 2025 13:57 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Penajam Paser Utara: Upaya skuad Paser untuk meraih medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim XVII/2025 di Kabupaten Penajam Paser Utara harus pupus setelah dikalahkan tim Kutai Kartanegara dengan skor 2-0 pada laga final di Stadion Panglima Sentik, Kamis (27/11/2025).

Padahal, para pemain Paser datang dengan optimisme tinggi untuk merebut gelar juara dan membawa pulang piala Popda. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada putra Bumi Daya Taka tersebut.

Kekalahan ini membuat Kepala Pelatih Tim Popda Paser, Randy Rachman, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia mengatakan keinginan mempersembahkan medali emas sepak bola untuk HUT Kabupaten Paser belum dapat terwujud tahun ini.

Meski demikian, Randy menilai pencapaian tim hingga lolos ke final dan meraih posisi runner-up merupakan sejarah tersendiri bagi sepak bola Paser.

“Pertama-tama mohon maaf, tapi kita juga harus mengapresiasi perjuangan adik-adik yang sudah sampai final. Ini sejarah bagi Kabupaten Paser. Medali perak ini yang bisa kami persembahkan,” ujar Randy kepada rri.co.id.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pelatih, manajer, ofisial, dan pemain yang telah bekerja keras sepanjang turnamen.

“Ini semua berkat kerja keras pelatih, manajer, ofisial, dan adik-adik pemain,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Tim Popda Paser, Darmansyah, memberikan motivasi kepada para pemainnya agar tidak larut dalam kekecewaan. Menurutnya, kekalahan ini bukan akhir dari perjalanan mereka sebagai atlet muda.

“Pesan saya, tetap berlatih dan jangan berkecil hati. Kekalahan ini bukan akhir segalanya. Karier mereka masih panjang karena di usia ini event yang bisa mereka ikuti masih banyak, termasuk menghadapi Porprov nanti,” ujarnya.

Darmansyah berharap 18 pemain asli Paser yang membela daerahnya ini dapat terus berkembang dan mendominasi sepak bola lokal pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 mendatang.

“Saya berharap putra-putra lokal Paser bisa mendominasi di daerah. Itu yang terus kami motivasikan,” katanya.

Para pelatih menilai performa pemain Paser menurun di partai final akibat padatnya jadwal pertandingan tanpa jeda, sehingga menguras stamina dan fisik para pemain. Usai Popda, Randy berharap Pemerintah Kabupaten Paser dapat terus mendukung pembinaan olahraga, khususnya sepak bola usia muda, dengan menghadirkan lebih banyak turnamen sebagai ajang menambah pengalaman bertanding.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....