Damkar Kukar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran Rumah di Musim Kemarau

  • 07 Okt 2026 11:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Tenggarong - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah dan permukiman di tengah kondisi musim kemarau.

Kepala Dinas Damkartan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan kondisi cuaca kering perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama yang bersumber dari aktivitas rumah tangga.

Menurutnya, masyarakat saat ini menghadapi kondisi alam berupa musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun. Karena itu, kewaspadaan terhadap berbagai sumber pemicu kebakaran perlu dilakukan sejak dari lingkungan rumah masing-masing.

“Pertama kita menghadapi situasi alam ini, musim kemarau, musim kering, dampak El Nino sampai awal tahun. Kita tidak berhenti menyampaikan ancaman pertama listrik, kedua api dapur,” kata Fida, Rabu 7 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, instalasi dan peralatan listrik menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Masyarakat diminta memastikan penggunaan peralatan listrik tetap dalam kondisi wajar dan tidak berlebihan.

“Bagaimana kita meningkatkan kewaspadaan, bagaimana kita memperhatikan peralatan listrik kita secara wajar dan normal,” ujarnya. Selain listrik, Fida mengingatkan masyarakat tidak mengabaikan penggunaan api di dapur. Aktivitas memasak yang dilakukan setiap hari tetap memiliki risiko apabila kompor atau sumber api ditinggalkan tanpa pengawasan.

“Yang kedua kita menyikapi kesadaran kita, api dapur, api kompor sehari-hari saat memasak. Kita harus menjaga kewaspadaan,” katanya.

Fida menekankan, upaya mencegah kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran. Kesadaran masyarakat dalam mengenali potensi bahaya di lingkungan rumah menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran sejak awal.

Ia berharap masyarakat lebih disiplin memeriksa kondisi peralatan listrik serta memastikan api kompor benar-benar aman ketika selesai digunakan. “Jadi kewaspadaan itu harus kita tingkatkan, terutama di rumah dan lingkungan permukiman kita,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....