Pemprov Kaltim Dorong Ekosistem Fesyen dari Pelatihan hingga Pasar
- 05 Okt 2026 08:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendorong pengembangan industri fesyen tidak berhenti pada peragaan busana, tetapi terintegrasi dengan penguatan pelaku usaha dari hulu hingga hilir.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Kalimantan Timur, Heni Purwaningsih. Ia mengatakan Borneo International Fashion Festival (BIFF) tahun ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem wastra dan kriya di daerah.
"Sebetulnya BIFF ini adalah bagian dari upaya kita untuk membangun ekosistem wastra dan kriya Kalimantan Timur. Jadi, kita harus bicara dari hulu sampai hilir atau muaranya," kata Heni dalam pembukaan BIFF 2026 di Odam Etam Samarinda, Sabtu 3 Oktober 2026.
Menurut Heni, penguatan ekosistem dimulai dari hulu melalui pelatihan, termasuk bagi lulusan sekolah menengah kejuruan tata busana. Program tersebut diarahkan untuk mencetak sekaligus melakukan regenerasi desainer di Kalimantan Timur.
Selain pelatihan, pemerintah juga mendorong business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan buyer. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan di sejumlah daerah, antara lain Paser, Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong.

Heni menyebut peluang pasar tidak hanya berasal dari produk fashion. Produk makanan dan minuman seperti keripik, amplang, serta sambal juga dinilai memiliki potensi pasar di Australia. "Ternyata itu juga disukai dan punya potensi pasar di Australia," ujarnya.
Menurut Heni, fashion show dalam BIFF menjadi bagian hilir untuk mempublikasikan karya para desainer. Jika ekosistem tersebut terbangun, pelaku usaha wastra dan kriya diharapkan memiliki peluang produk untuk dibeli, digunakan, hingga diekspor.
Heni menilai kreativitas desainer dan pelaku UKM Kaltim menjadi modal strategis untuk pengembangan industri kreatif. "Kita harus berbangga. Ternyata desainer kita, pelaku-pelaku UKM kita itu tidak kalah," kata Heni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....