Rotasi Pejabat Pemprov Kaltim Bergulir, Isi Jabatan Kosong
- 28 Sep 2026 14:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali merotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II untuk penyegaran organisasi sekaligus mengisi kebutuhan jabatan di lingkungan Pemprov Kaltim.
Rotasi tersebut dilakukan di Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 28 September 2026, dengan sejumlah pejabat mendapat penugasan baru pada sektor kesehatan, sosial, pendapatan daerah hingga manajemen rumah sakit.
Dasmiah yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim ditugaskan sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim.
Sementara, Andi Muhammad Ishak yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial Kaltim kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kaltim. Posisi Kepala Dinas Sosial kemudian ditempati dr. Jaya Mualimin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan.
Pada jajaran rumah sakit, dr. Ariesanty Irawaty Marhabang mendapat penugasan sebagai Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Rosjidah Rahmawati dipercaya sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
Disisi lain, dr. Nurliana Adriati Noor ditugaskan sebagai Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya mempercepat pengisian jabatan yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran pemerintahan.
Menurut Rudy, proses administrasi pengisian jabatan membutuhkan waktu, sementara sejumlah posisi perlu segera diisi agar organisasi dapat berjalan optimal.
“Masih banyak yang akan dilaksanakan penyegaran. Karena proses administrasi kalau terlalu lama, sementara kita sudah membutuhkan untuk organisasi,” ucap Rudy.
Rudy mengatakan kebutuhan pengisian jabatan tidak hanya menyangkut sektor kesehatan, tetapi juga sejumlah perangkat daerah lain. Ia menyebut Inspektorat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) termasuk organisasi perangkat daerah yang masih membutuhkan penyesuaian.
“Ini masih ada yang belum, pendidikan, masih Inspektorat dan macam-macam. Nanti termasuk juga di PUPR,” ujarnya.
Terkait pertanyaan mengenai kemungkinan rotasi berkaitan dengan isu transparansi anggaran di lingkungan Pemprov Kaltim, Rudy mengatakan pergeseran pejabat merupakan bagian dari manajemen aparatur sipil negara (ASN).
“Kita laksanakan satu penyegaran. Yang kedua, untuk mendapatkan satu wawasan dan juga memberikan kesempatan kepada ASN kita dalam melaksanakan karier,” ucapnya.
Ia menambahkan, penempatan pejabat juga mempertimbangkan kebutuhan organisasi, termasuk jabatan yang kosong serta kebutuhan tenaga kesehatan.
“Satu, banyak nakes. Dua, juga ada yang kosong-kosong kita isi,” katanya, mengakhiri.
Berdasarkan data yang disampaikan, masih terdapat 14 jabatan eselon II yang kosong di lingkungan Pemprov Kaltim, yakni Asisten III Setdaprov Kaltim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala Kesbangpol, Kepala Biro Umum, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Biro Kesra, Sekretaris DPRD Kaltim, serta Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
Dengan masih adanya jabatan yang kosong tersebut, rotasi pada Senin ini belum menjadi rangkaian terakhir. Pemprov Kaltim masih akan melakukan penyesuaian dan pengisian jabatan pada sejumlah perangkat daerah sesuai kebutuhan organisasi.
Kata Kunci / Tags
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....