Kubangan Air Satwa di Kaltim Disembunyikan, BKSDA Pasang Camera Trap

  • 30 Sep 2026 17:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Timur - Bukan sekadar membuat kubangan air, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur juga memperhitungkan faktor keamanan satwa. Sumber air buatan yang disiapkan di jalur perlintasan satwa ditempatkan di lokasi tersembunyi untuk menghindari potensi ancaman perburuan.

Program tersebut menjadi bagian dari antisipasi BKSDA menghadapi kemarau panjang yang menyebabkan sumber air alami di sejumlah kawasan semakin terbatas.

Kepala BKSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto, mengatakan lokasi kubangan tidak dibuat di tempat terbuka. Penempatan tersebut dilakukan agar keberadaan sumber air tidak justru memudahkan orang mengetahui lokasi berkumpulnya satwa.

“Posisinya tidak terbuka tapi tersembunyi, sehingga tidak menjadi tempat atau upaya perburuan di sana,” ujar Ari pada Rabu 30 September 2026. Untuk tahap awal, BKSDA telah membuat empat kubangan air. Lokasinya dipilih berdasarkan temuan dan jalur yang biasa digunakan satwa untuk berpindah maupun mencari sumber air.

Selain menyediakan air, pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui apakah fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan satwa. Kamera jebak atau camera trap dipasang di sekitar lokasi sehingga aktivitas satwa dapat dipantau tanpa harus terus-menerus melakukan pengamatan langsung.

Menurut Ari, hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan apakah jumlah kubangan perlu ditambah. “Untuk sementara kita membuat empat dan kita pantau apakah ini berhasil guna atau tidak,” katanya.

BKSDA juga mempertimbangkan kondisi orangutan yang ditemukan dalam proses penyelamatan selama kemarau. Dari sejumlah individu yang dievakuasi sejak Juli, sebagian besar disebut mengalami dehidrasi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penyediaan air buatan dipandang perlu dilakukan lebih cepat. Selain orangutan, kubangan tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan satwa liar lainnya yang melintasi kawasan tersebut.

Jika pemantauan menunjukkan fasilitas tersebut efektif, BKSDA berencana memperluas penyediaan kubangan air dengan melibatkan lebih banyak pengelola kawasan di Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....