GTK Kaltim Diminta Konsisten Dokumentasikan Inovasi Pembelajaran

  • 20 Sep 2026 14:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dokumentasi kegiatan sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam penyusunan karya untuk mengikuti Penghargaan GTK Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Sangatta Selatan, Rubito, saat menjadi pemateri dalam kegiatan pendampingan yang digelar Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Timur, pada Jumat 18 September 2026.

Rubito yang merupakan salah satu pemenang Apresiasi GTK 2025 membagikan pengalaman dalam menyusun karya berjudul “Transformasi SMA Negeri 1 Sangatta Selatan dari Sekolah Buangan Menjadi Sekolah yang Membanggakan Sangatta Selatan”. Menurutnya, dokumentasi yang telah dilakukan sejak pelaksanaan program menjadi bukti penting untuk memperkuat cerita perubahan yang disampaikan kepada tim penilai.

“Bapak Ibu harusnya sudah punya rekaman-rekaman sebelumnya, sehingga kelihatan natural. Dokumentasi itu bisa menunjukkan proses yang sudah dilakukan di sekolah,” kata Rubito.

Rubito menjelaskan, penyusunan bahan presentasi perlu dilakukan secara ringkas karena substansi utama telah dituangkan dalam naskah dan video. Materi presentasi kemudian digunakan untuk memperkuat poin-poin utama melalui foto, video, maupun bukti kegiatan yang relevan.

Dalam pengalamannya, sejumlah program di SMAN 1 Sangatta Selatan ditampilkan melalui dokumentasi kegiatan pembelajaran kolaboratif, pengembangan literasi, pelatihan guru, observasi pembelajaran, hingga program keterampilan bagi peserta didik. Dokumentasi tersebut tidak seluruhnya dibuat khusus untuk kebutuhan penghargaan, tetapi berasal dari kegiatan yang memang telah dilakukan sekolah.

Rubito juga menekankan pentingnya kesesuaian antara naskah, bahan presentasi dan video. Menurutnya, ketiga komponen tersebut harus saling mendukung sehingga gambaran mengenai program dan dampaknya dapat dipahami secara utuh oleh tim penilai.

"Peserta sebaiknya tidak menunggu momentum penghargaan untuk mulai mendokumentasikan kegiatan. Setiap praktik baik yang dilakukan guru maupun kepala sekolah dapat menjadi bahan penting untuk menunjukkan proses, perubahan dan dampak program apabila didokumentasikan secara konsisten," ujar Rubito.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....