Kualitas Udara Samarinda Sangat Tidak Sehat, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas di Luar

  • 17 Sep 2026 06:56 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kualitas udara di wilayah Samarinda dan sekitarnya pada Rabu 16 September 2026 terpantau berada dalam kategori sangat tidak sehat, berdasarkan hasil pemantauan Stasiun Meteorologi Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda.

Kondisi tersebut ditandai dengan tingginya konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 yang tercatat mencapai 210,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 16.00 WITA.

BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda menyebut, pemantauan dilakukan terhadap perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara di Samarinda dan sekitarnya sepanjang Rabu.

Sejak pagi hingga sore hari, kondisi cuaca di sekitar Bandara APT Pranoto Samarinda terpantau berawan hingga berawan tebal. Pada periode yang sama, jarak pandang atau visibility berada pada kisaran 1.000 hingga 1.500 meter.

Sementara itu, hasil pemantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai 210,4 µg/m³ pada pukul 16.00 WITA. Angka tersebut masuk dalam kategori sangat tidak sehat berdasarkan klasifikasi kualitas udara yang digunakan dalam pemantauan BMKG.

PM2.5 merupakan partikulat udara berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Karena itu, konsentrasi yang tinggi perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan, khususnya ketika kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, BMKG merekomendasikan penggunaan masker. Kelompok masyarakat yang sensitif terhadap kualitas udara juga diminta lebih memperhatikan kondisi lingkungan sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Selain berdampak terhadap aktivitas masyarakat, berkurangnya jarak pandang juga menjadi perhatian bagi pengguna jalan. BMKG meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan selama kondisi visibility masih terbatas.

Pengguna jasa penerbangan juga diminta mengikuti informasi dan arahan terbaru dari pihak bandara serta BMKG terkait perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar Bandara APT Pranoto Samarinda.

BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memastikan pemantauan terhadap kondisi cuaca, jarak pandang, dan kualitas udara terus dilakukan secara berkala. Masyarakat juga diimbau memperoleh informasi melalui kanal komunikasi resmi BMKG dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....