Serapan Gabah Turun, Stok Beras Kaltim Tetap Aman

  • 14 Sep 2026 18:51 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Serapan gabah petani di Kalimantan Timur mengalami penurunan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino. Meski demikian, Perum Bulog Kanwil Kaltim dan Kaltara memastikan stok beras yang tersedia masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltimtara, Musasdin Said, mengatakan realisasi penyerapan gabah saat ini baru mencapai sekitar 15.000 ton dari target 23.000 ton. Penurunan tersebut dipengaruhi kondisi cuaca yang berdampak terhadap produktivitas pertanian di sejumlah daerah.

"Target kita sekitar 23.000 ton, sementara sampai sekarang baru terserap sekitar 15.000 ton," kata Musasdin di Samarinda, seperti dilansir dari laman Pemprov Kaltim.

Menurut Musasdin, sejumlah wilayah seperti Samarinda dan Kutai Kartanegara sebenarnya memiliki potensi untuk mendukung penyerapan gabah petani. Namun, kekeringan dan musim kemarau membuat produksi serta ketersediaan gabah ikut terdampak.

Meski serapan gabah menurun, Musasdin memastikan stok beras yang dikuasai Bulog masih dalam kondisi aman. Dengan persediaan sekitar 15.000 ton, kebutuhan masyarakat diperkirakan dapat dipenuhi hingga lima sampai enam bulan ke depan.

"Kalau untuk stok beras yang kita kuasai sekarang, dengan sekitar 15.000 ton, dibandingkan dengan penyaluran kita masih bisa mencukupi sekitar lima sampai enam bulan ke depan," ujarnya.

Stok beras tersebut diprioritaskan untuk mendukung sejumlah program pemerintah, terutama operasi pasar dan bantuan pangan bagi masyarakat. Penyaluran juga diarahkan ke daerah yang menghadapi tantangan distribusi, termasuk wilayah terisolir seperti Kabupaten Mahakam Ulu.

Bulog memastikan upaya menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi beras akan terus dilakukan. Langkah tersebut penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat Kaltim tetap terpenuhi meski kondisi cuaca berpotensi menekan produksi pertanian.

Rekomendasi Berita