Karhutla Dondang Berhasil Dipadamkan, Penyebab Belum Diketahui
- 03 Sep 2026 06:49 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Pipeline RT 03, Kelurahan/Desa Dondang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa 1 September 2026. Kebakaran menghanguskan area hutan mineral dan gambut dengan luas sekitar 0,5 hektare.
Laporan karhutla tersebut diterima pada pukul 10.22 WITA. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara, sumber informasi awal berasal dari telepon dan laporan warga.
Setelah laporan diterima, Tim TRC BPBD bersama tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Unsur yang terlibat meliputi BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara, Damkarmatan, TNI, Polri, unsur kecamatan, serta relawan Rel Bumi.
Tim gabungan melakukan pemadaman karena titik api berada di kawasan yang disebut masuk dalam wilayah objek vital nasional di Dondang, Kecamatan Muara Jawa. Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan proses pemadaman.
Petugas menghadapi kendala berupa angin kencang selama proses penanganan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan tim di lapangan dalam mengendalikan api agar tidak meluas.
Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan sumber air suplai. Peralatan yang digunakan antara lain satu unit mesin pompa Tohatsu, selang ukuran 1,5 inci sebanyak enam rol, selang ukuran 2,5 inci sebanyak empat rol, satu buah Y konektor, dua nozzle, serta satu unit mesin jinjing.
Selain itu, tim juga mengerahkan kendaraan pendukung berupa satu unit mobil tangki DalKarhutla Kajama BPBD Kutai Kartanegara dan satu unit mobil Hilux Komando DalKarhutla BPBD Kutai Kartanegara.
Setelah dilakukan penanganan bersama, api berhasil dipadamkan pada pukul 12.20 WITA. Tim kemudian kembali ke Posko Karhutla setelah memastikan kondisi area terbakar dalam keadaan api padam.
Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, penyebab terjadinya karhutla di lokasi tersebut masih belum diketahui. Penanganan dilakukan secara bersama-sama oleh tim gabungan di lapangan, ujarnya.
Laporan penanganan karhutla tersebut merupakan hari kedua, dengan kejadian tercatat pada Selasa, 1 September 2026. Hingga laporan dibuat, kondisi area yang terbakar dilaporkan sudah dalam keadaan api padam.
BPBD bersama unsur terkait tetap melakukan penanganan dan pemantauan terhadap kejadian karhutla di wilayah Kutai Kartanegara. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan agar dapat ditangani sedini mungkin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....