Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kaltim Masuk Tujuh Besar Nasional
- 01 Sep 2026 09:00 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pembangunan literasi di Kalimantan Timur menunjukkan perkembangan positif berdasarkan capaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Hingga Mei 2026, IPLM Kalimantan Timur tercatat mencapai 44,11 dan menempatkan provinsi tersebut pada peringkat ketujuh dari 38 provinsi di Indonesia.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, menyampaikan capaian tersebut saat Grand Opening Festival Literasi Kalimantan Timur Tahun 2026 di Aula Tower Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur, pada Minggu 30 Agustus 2026. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat budaya literasi di daerah.
Selain IPLM, tingkat kegemaran membaca (TKM) masyarakat Kalimantan Timur juga disebut berada pada angka 57,86. Capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam budaya membaca masyarakat, sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas dan kecakapan literasi.
“Kita patut bersyukur pembangunan literasi di Kalimantan Timur terus menunjukkan perkembangan. Pada Mei 2026, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat atau IPLM Kalimantan Timur mencapai 44,11 dan menempatkan Kalimantan Timur pada peringkat ketujuh dari 38 provinsi di Indonesia,” ujar Rudy.
Rudy mengatakan peningkatan capaian literasi tidak boleh hanya diukur dari kemampuan membaca dan menulis. Literasi harus diarahkan agar masyarakat mampu memahami informasi, membaca situasi dan kondisi serta berani mengambil keputusan dengan pengetahuan yang memadai.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim, Lisa Hasliana, mengatakan Festival Literasi 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat capaian tersebut. Festival berlangsung pada 29 Agustus hingga 19 September 2026 dengan berbagai agenda, mulai dari bazar dan pameran buku, literasi anak dan remaja, workshop, diskusi, parenting, literasi digital dan lingkungan hingga berbagai perlombaan.
Lisa menyebut hingga pelaksanaan Grand Opening pada Minggu siang, jumlah pengunjung yang tercatat melalui registrasi telah mencapai sekitar 800 orang sejak soft opening. Tingginya antusiasme tersebut diharapkan terus meningkat hingga seluruh rangkaian Festival Literasi Kaltim berakhir.
“Festival boleh berakhir, tapi semangat literasi tidak boleh berhenti. Marilah kita bersama-sama menjadikan literasi sebagai kekuatan untuk membangun generasi Kalimantan Timur yang cerdas, berdaya saing dan berkarakter menuju generasi emas,” ujar Lisa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....