Kabut Asap Ganggu Aktivitas Belajar, Disdik Berau Evaluasi Kelanjutan BDR
- 31 Agt 2026 09:25 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Berau turut mengganggu aktivitas pendidikan. Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak buruk kualitas udara, pelajar di sejumlah jenjang pendidikan kembali menjalani proses Belajar Dari Rumah (BDR).
Kebijakan tersebut membuat proses pembelajaran tatap muka sementara dialihkan ke rumah. Para siswa kembali menyesuaikan diri dengan sistem belajar jarak jauh di tengah kondisi kabut asap yang belum sepenuhnya membaik.
Penerapan BDR mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Berau Nomor 800/2978/Umpeg-Disdik tertanggal 20 Agustus 2026. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Berau, mulai dari tingkat TK dan PAUD, SD dan MI, hingga SMP dan MTs.
Namun demikian, Dinas Pendidikan Berau belum memastikan apakah kebijakan belajar dari rumah akan diperpanjang. Keputusan selanjutnya masih menunggu hasil evaluasi kondisi di lapangan bersama sejumlah instansi terkait.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan keputusan mengenai kelanjutan BDR tidak ditentukan secara sepihak oleh Dinas Pendidikan. “Ini berdasarkan keputusan tim gabungan,” ujarnya, Minggu 30 Agustus 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah melibatkan sejumlah instansi teknis dalam menentukan langkah penanganan, terutama berkaitan dengan kondisi kebencanaan dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
“Di tim itu ada BPBD, Dinas Kesehatan, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,” katanya.
Evaluasi lintas sektor tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan apakah aktivitas pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan atau BDR perlu dilanjutkan.
Kabut asap yang terjadi sejak beberapa hari terakhir tidak hanya membatasi aktivitas masyarakat, tetapi juga kembali mengubah pola pendidikan para pelajar. Ruang kelas yang biasanya dipenuhi aktivitas belajar kini untuk sementara berpindah ke rumah masing-masing.
Keputusan selanjutnya akan bergantung pada perkembangan kondisi udara serta hasil kajian tim gabungan yang terus memantau dampak kabut asap di Kabupaten Berau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....