BPBD Kaltim Tekankan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko Krisis Kesehatan
- 26 Agt 2026 15:06 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Upaya kesiapsiagaan menghadapi penyakit sensitif iklim tidak dapat dipisahkan dari pengurangan risiko bencana. Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam Pertemuan Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi Penyakit Sensitif Iklim dan Potensi Krisis Kesehatan yang digelar Dinas Kesehatan Kaltim.
Analis Kebencanaan Ahli Madya BPBD Kaltim, Tresna Rosano, mengatakan paradigma penanggulangan bencana saat ini tidak lagi hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi. Upaya pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan sebelum bencana justru menjadi bagian yang sangat penting.
“Bencana itu pasti terjadi dan kita tidak dapat menghilangkannya. Tapi kita dapat mengurangi dampak dari bencana,” kata Tresna.
Menurut Tresna, bencana dapat berasal dari berbagai ancaman, baik alam maupun nonalam. Banjir, kebakaran hutan dan lahan, cuaca ekstrem, kekeringan, wabah penyakit, hingga kegagalan teknologi dapat menjadi ancaman yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
Tresna menjelaskan suatu peristiwa dapat disebut sebagai bencana apabila mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat. Peristiwa tersebut juga dapat menimbulkan korban dan kerugian serta melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasinya dengan sumber daya yang tersedia.
Penanggulangan bencana, lanjut Tresno, memiliki tiga tahapan utama, yaitu pra-bencana, saat tanggap darurat, dan pascabencana. Pertemuan koordinasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kaltim merupakan bagian dari upaya pra-bencana untuk memperkuat kapasitas dan kesiapan sektor kesehatan.
“Kegiatan seperti ini masuk dalam tahap pra-bencana. Kalau kita melakukan pengurangan risiko bencana, dampak kerusakan baik korban maupun material dapat dikurangi,” ujarnya pada Rabu 26 Agustus 2026.
Tresna menekankan bencana bukan hanya menjadi urusan pemerintah atau lembaga tertentu. Masyarakat, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai ancaman dan langkah kesiapsiagaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....