1.708 Pohon Ditanam di DAS Sanggai IKN, OIKN Tekankan Perawatan Berkelanjutan

  • 20 Agt 2026 12:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Nusantara - Sebanyak 1.708 pohon dari 19 spesies ditanam di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kolam Retensi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sanggai, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu.

Penanaman tersebut menjadi bagian dari kegiatan “Merdeka Bersama Alam” yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan diikuti lebih dari 2.300 peserta dari unsur pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, Pramuka, dan masyarakat.

Sejumlah pohon yang ditanam merupakan jenis kayu khas Kalimantan, di antaranya ulin, meranti, bangkirai, dan gaharu. Selain itu, ditanam pula sejumlah tanaman buah yang dapat menjadi sumber pakan bagi satwa.

Kegiatan tersebut tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penanaman bibit pohon terbanyak dalam satu waktu di taman kota. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan penanaman pohon di kawasan Nusantara perlu diikuti dengan pemeliharaan agar manfaat ekologisnya dapat berlangsung dalam jangka panjang.

“Penanaman pohon di kawasan Nusantara harus menjadi budaya yang melekat secara berkelanjutan, bukan sekadar momentum seremonial kegiatan,” kata Basuki, Kamis 20 Agustus 2026. Menurut Basuki, kegiatan menjaga lingkungan juga perlu menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat sehari-hari. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan penanaman pohon sebagai lifestyle atau gaya hidup, bukan hanya memperingati hari-hari besar, tapi karena kita memang butuh,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi (Kalsul) turut ambil bagian dalam penanaman pohon. Direktur Utama PHI Muharram Jaya Panguriseng mengatakan keberlanjutan program penghijauan tidak hanya bergantung pada jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga pemeliharaan setelah penanaman.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis jangka panjang. Karena itu, pemeliharaan dan keterlibatan berbagai pihak menjadi hal penting,” ujarnya.

Kawasan DAS Sanggai merupakan bagian dari ruang terbuka hijau di IKN. Vegetasi di kawasan tersebut memiliki fungsi ekologis, antara lain membantu menjaga tata air dan menyediakan habitat bagi satwa. Penanaman pohon di kawasan IKN juga berkaitan dengan konsep Forest City yang menempatkan keberadaan hutan dan ekosistem alami sebagai bagian dari pengembangan kota.

Dengan demikian, keberhasilan kegiatan penghijauan tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat keberlangsungan tanaman serta pemeliharaan kawasan setelah kegiatan berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....