Pelatihan IPPRISIA Kaltim Bahas Faktor Pemicu Kecemasan dan Konflik Emosi

  • 19 Agt 2026 13:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Mengenali akar persoalan dinilai penting dalam upaya menjaga dan mengelola kesehatan mental. Masalah yang dialami seseorang tidak selalu muncul dari satu faktor, melainkan dapat berkaitan dengan pengalaman, konflik dan pola keyakinan yang telah terbentuk.

Narasumber sekaligus Hipnoterapis Klinis di Samarinda, Endro S Efendi, memaparkan sejumlah faktor yang menurutnya sering ditemukan dalam persoalan kesehatan mental. Materi tersebut disampaikan dalam Pelatihan Pengelolaan Diri bertema Lebih Kuat, Lebih Peduli, Hidup Lebih Berarti” di Gedung Olah Bebaya Samarinda, pada Selasa 18 Agustus 2026.

Endro menjelaskan, faktor pertama yang sering ditemuinya adalah kecenderungan menghukum diri sendiri. Selain itu, trauma atau pengalaman masa lalu dan konflik batin juga dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang.

“Masalah paling banyak yang kami hadapi di rumah praktik adalah menghukum diri sendiri. Banyak yang anxiety, cemas dan sebagainya itu karena menghukum diri sendiri,” kata Endro.

Faktor lain yang dipaparkan yakni masalah emosional yang belum terselesaikan atau terus dibiarkan menggantung. Endro juga menjelaskan adanya kondisi ketika seseorang mempertahankan perilaku tertentu karena mendapatkan keuntungan atau manfaat tersembunyi dari kondisi tersebut.

Selain itu, ia menyoroti kebiasaan seseorang memberikan label negatif kepada dirinya sendiri tanpa dasar penilaian profesional. Menurutnya, kebiasaan melakukan self-judge dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya dan memperkuat kondisi emosional yang negatif.

“Kadang banyak yang nge-judge dirinya sendiri tanpa ke ahlinya, tanpa ke dokter, main self-judge dan self-pity,” ujarnya.

Faktor ketujuh yang dipaparkan adalah penanaman kepercayaan atau keyakinan yang terbentuk sejak kecil. Endro menekankan keyakinan tertentu dapat memengaruhi respons seseorang terhadap suatu keadaan dan karena itu perlu disadari serta dievaluasi.

Menurut Endro, peserta perlu belajar mengenali pola pikir, emosi dan pengalaman yang memengaruhi respons sehari-hari. Dengan mengenali faktor-faktor tersebut, seseorang dapat mulai melakukan pengelolaan diri dan membangun respons yang lebih sehat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....