Pelatihan IPPRISIA Kaltim Bekali Perempuan dengan Keterampilan Mengelola Diri
- 18 Agt 2026 14:47 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kemampuan mengelola diri dinilai menjadi fondasi penting sebelum seseorang menjalankan berbagai tanggung jawab di lingkungan keluarga, pekerjaan maupun organisasi. Pengelolaan diri mencakup kemampuan mengatur waktu, emosi, disiplin, menentukan prioritas hingga membangun komunikasi yang baik.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pendidikan TP PKK Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno Aji, dalam Pelatihan Pengelolaan Diri bertema “Lebih Kuat, Lebih Peduli, Hidup Lebih Berarti” di Gedung Olah Bebaya Samarinda, pada Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar DPD IPPRISIA Kaltim bekerja sama dengan TP PKK Provinsi Kalimantan Timur.
Wahyu Hernaningsih mengatakan, setiap individu perlu terlebih dahulu mampu mengelola dirinya sebelum mengelola pekerjaan, lingkungan maupun organisasi. Menurutnya, organisasi memiliki anggota dengan karakter yang beragam sehingga membutuhkan kemampuan komunikasi dan pengendalian diri yang baik.
“Mulai dari mengatur waktu, emosi, membangun disiplin, menentukan prioritas utama, cara-cara berkomunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan pengelolaan diri semakin penting karena setiap orang menghadapi berbagai tekanan dan tantangan dalam kehidupan. Tidak semua pekerjaan menghasilkan sesuatu sesuai harapan, sehingga diperlukan kesabaran, ketangguhan dan keteguhan hati dalam menghadapi situasi tersebut.

Ia berharap peserta tidak mengikuti pelatihan hanya sebagai formalitas, tetapi menjadikannya kesempatan untuk belajar dan melakukan refleksi terhadap diri sendiri. Peserta juga diharapkan mampu menemukan cara baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan kemampuan teknis. Karakter, kedisiplinan, integritas, kemampuan beradaptasi dan kematangan dalam mengelola diri juga menjadi bagian yang sangat penting dari keberhasilan sebuah organisasi,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan membawa pulang bukan hanya pengetahuan, tetapi juga kebiasaan positif dan komitmen untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan mengenali potensi diri juga dinilai dapat meningkatkan kepercayaan diri sehingga seseorang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, masyarakat maupun organisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....