Karhutla Hanguskan Lahan Gambut di Tanah Grogot
- 16 Agt 2026 20:59 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Poros Rantau Panjang, Gang Damai 1, RT 06, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu 15 Agustus 2026 sekitar pukul 01.20 WITA. Kebakaran menghanguskan semak belukar dan lahan gambut dengan luas sekitar 500 meter persegi.
Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Paser menerima informasi kebakaran dari masyarakat, M. Ramli. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat BPBD Paser segera mendatangi tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan membawa peralatan pemadaman lengkap.
Berdasarkan laporan yang diteruskan petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, area yang terbakar memiliki ukuran sekitar 25 meter kali 20 meter. Hingga laporan dibuat, penyebab kebakaran maupun pemilik lahan belum diketahui.
Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api dan mencegah kebakaran meluas ke area yang belum terbakar serta permukiman warga di sekitar lokasi.
Selain pemadaman, petugas melakukan pemetaan luasan area yang terbakar dan asesmen terhadap kondisi di lapangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air, angin kencang, serta material di lokasi yang mudah terbakar. Kondisi tersebut berpotensi mempercepat penyebaran api.
Penanganan karhutla melibatkan dua unit mobil BPBD Kabupaten Paser dan dua unit kendaraan Dalkarhutla dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser. Masyarakat sekitar juga turut mendukung proses penanganan kebakaran.
Cuaca di lokasi berdasarkan pengamatan visual maupun informasi BMKG dilaporkan cerah. Meski demikian, kondisi angin dan material mudah terbakar tetap menjadi perhatian petugas selama proses pemadaman berlangsung.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. "Petugas terus melakukan pemantauan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak menjalar ke wilayah sekitar," katanya.
BPBD Kabupaten Paser mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada kondisi lahan kering. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....