Diduga Melompat dari Kapal di Buoy 9, Seorang Penumpang Belum Ditemukan

  • 14 Agt 2026 08:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang penumpang KM Bukit Siguntang dilaporkan jatuh ke laut setelah melompat dari kapal di sekitar Buoy 9 Perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis 13 Agustus 2026 pagi. Hingga hari pertama pencarian, korban belum ditemukan dan operasi SAR akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan pada pukul 05.40 WITA dari Kepanduan Balikpapan melalui radio. Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 05.23 WITA saat KM Bukit Siguntang berlayar dengan rute Balikpapan menuju Parepare.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, berdasarkan laporan yang di bagikannya mengatakan, perkembangan H.1, menyebutkan korban merupakan penumpang berjenis kelamin laki-laki. Korban diketahui bernama Orip Arudin Tunmuni, berusia 33 tahun, katanya.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar koordinat 01°18'984" LS dan 116°49'462" BT. Titik tersebut berjarak sekitar 5,5 nautical mile atau mil laut dengan arah 203 derajat ke selatan dari Dermaga Somber Balikpapan, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Setelah mengetahui kejadian, awak KM Bukit Siguntang langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban di sekitar lokasi. Namun, pencarian awal yang dilakukan awak kapal belum membuahkan hasil hingga informasi tersebut diterima tim SAR, ujarnya.

Tim Rescue Kantorsar Balikpapan kemudian bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 08.55 WITA. Tim selanjutnya berkoordinasi dengan sejumlah unsur SAR yang terlibat untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, katanya.

Pada hari pertama operasi, pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bersama Satpolairud Polda Kaltim, Polair Polresta Balikpapan, Lanal Balikpapan, Satbrimob Polda Kaltim, KPLP Balikpapan, BPBD Balikpapan, Polsek KP3, serta unsur terkait lainnya, ujarnya.

Sejumlah sarana turut digunakan dalam operasi tersebut, di antaranya Rescue Car, Rigid Bouyancy Boat atau RBB Basarnas, speedboat Lanal Balikpapan, kapal KPLP, kapal pandu pilot, serta berbagai peralatan SAR air dan selam.

Tim gabungan juga didukung peralatan komunikasi dan medis untuk menunjang pelaksanaan pencarian serta penanganan apabila korban berhasil ditemukan. Kondisi cuaca di wilayah operasi dilaporkan cerah sehingga tidak terdapat faktor penghambat dalam pelaksanaan pencarian pada hari pertama.

Hingga pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing operasi SAR dengan hasil sementara masih nihil. Tim kemudian kembali berposko di Dermaga Somber Balikpapan dan akan melanjutkan pencarian pada Jumat 14 Agustus 2026 sesuai rencana operasi SAR hari kedua, katanya.

Dalam operasi lanjutan, tim akan kembali melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan memperhatikan hasil evaluasi operasi hari pertama serta kondisi lapangan. Pencarian difokuskan untuk menemukan korban yang hingga kini masih berstatus dalam pencarian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....