Pekan Ekonomi XV Unmul Bawa Literasi Keuangan ke Generasi Muda
- 13 Agt 2026 10:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Pekan Ekonomi XV Universitas Mulawarman membuka ruang bagi pelajar dan mahasiswa memahami literasi keuangan langsung dari lembaga sektor keuangan.
Kegiatan yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Unmul itu resmi dibuka Kamis, 13 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan berlangsung hingga 22 Agustus 2026 dengan memadukan seminar nasional, kompetisi akademik, nonakademik, dan seni.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fellia Riska Oktaviani mengatakan, Pekan Ekonomi XV menjadi momentum memperkenalkan program studi dan lingkungan mahasiswa kepada masyarakat.
Menurutnya, seminar nasional menjadi salah satu agenda penting karena peserta mendapat perspektif langsung dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia. Materi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda dalam memahami pengelolaan keuangan dan investasi.
“Kami memfasilitasi teman-teman untuk memperoleh perspektif langsung dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia terkait literasi keuangan saat ini,” ujar Fellia.

Fellia mengatakan, Pekan Ekonomi tidak hanya diarahkan pada peningkatan pengetahuan ekonomi. Panitia juga menyediakan ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, nonakademik, kreativitas, hingga seni.
“Kami memberikan ruang kreativitas bagi siswa dan mahasiswa di bidang akademik, nonakademik, bahkan seni. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik untuk Pekan Ekonomi ke-15,” katanya.
Koordinator Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Unmul Noor Ellyawati mengatakan, Pekan Ekonomi merupakan kegiatan rutin yang telah memasuki penyelenggaraan ke-15. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa serta pelajar SMP dan SMA untuk menunjukkan prestasi melalui berbagai kompetisi.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama sepuluh hari hingga 22 Agustus 2026. Menurut Noor, setiap agenda dirancang tidak terlepas dari proses pembelajaran yang berlangsung di Program Studi Pendidikan Ekonomi.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa menerapkan pengalaman berorganisasi dan pengetahuan kewirausahaan secara langsung. Pelajar SMP dan SMA turut dilibatkan agar memiliki ruang untuk mengembangkan prestasi di lingkungan perguruan tinggi.
“Pekan Ekonomi ini merupakan salah satu wadah bagi mahasiswa maupun siswa SMP dan SMA untuk bisa sama-sama memberikan prestasi mereka dari beberapa kegiatan yang kita rancang,” jelas Noor.
Noor menilai seminar nasional pada pembukaan Pekan Ekonomi memiliki keterkaitan kuat dengan pembelajaran mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Materi dari lembaga keuangan tersebut dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai inflasi, perbankan, lembaga keuangan, hingga investasi.
Ia meminta mahasiswa mengikuti materi seminar secara serius karena pengetahuan yang diperoleh dapat berkaitan langsung dengan sejumlah mata kuliah. Pemahaman tersebut juga dinilai dapat menjadi bekal ketika mahasiswa nantinya menjalani praktik pengalaman lapangan.
Sementara itu, Ketua Jurusan IPS FKIP Unmul Dr. Reza juga menekankan pentingnya mahasiswa memahami persoalan ekonomi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu perhatian yang disampaikannya adalah bagaimana generasi muda menyikapi investasi dan perubahan kondisi ekonomi.

Menurut Reza, tema yang dibahas dalam Pekan Ekonomi memiliki keterkaitan dengan sejumlah mata kuliah Pendidikan Ekonomi. Mulai dari perbankan, inflasi, lembaga keuangan, hingga aspek pendidikan ekonomi.
“Betul-betul bagaimana Anda menyikapi perilaku Anda, terutama di sini kaitan dengan investasi,” ucap Reza kepada mahasiswa.
Keterkaitan antara kegiatan akademik dan praktik tersebut menjadi salah satu nilai penting Pekan Ekonomi XV. Mahasiswa tidak hanya memperoleh materi dari ruang perkuliahan, tetapi juga berkesempatan mendengar langsung perspektif lembaga yang menjalankan fungsi di sektor ekonomi dan keuangan.
Di sisi lain, keterlibatan pelajar SMP dan SMA memperluas fungsi Pekan Ekonomi sebagai ruang pengembangan prestasi. Kompetisi yang disiapkan memberi kesempatan peserta menguji kemampuan sekaligus mengenal lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan juga didukung berbagai pihak, termasuk lembaga sektor keuangan, sponsor, donatur, akademisi, dosen, dan lingkungan FKIP Unmul. Noor menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut karena rangkaian kegiatan tidak dapat berjalan tanpa kolaborasi berbagai pihak.
Pekan Ekonomi XV pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda tahunan mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Kegiatan tersebut mempertemukan pembelajaran ekonomi, literasi keuangan, pengembangan kreativitas, kompetisi, dan pengalaman berorganisasi dalam satu rangkaian.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan memperluas wawasan ekonomi sekaligus menghubungkan materi perkuliahan dengan kondisi nyata. Sementara bagi pelajar, Pekan Ekonomi membuka ruang untuk mengembangkan prestasi dan mengenal lebih dekat kehidupan akademik di perguruan tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....