El Nino Kuat, Kaltim Waspadai Puncak Kemarau Ekstrem
- 05 Agt 2026 15:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Masyarakat di Kalimantan Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring memasuki periode puncak musim kemarau. Kondisi cuaca yang lebih kering dipengaruhi fenomena El Nino yang saat ini berada pada kategori kuat.
Pada RRI, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan kondisi kemarau tahun ini perlu menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran akibat minimnya curah hujan dan rendahnya kelembapan udara.
“Yang perlu kita waspadai adalah potensi kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan. Saat ini El Nino sudah berada pada kategori kuat sehingga kondisi udara menjadi lebih kering dibandingkan kondisi normal,” ujar Riza pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau berlangsung selama kurang lebih empat bulan, mulai akhir Juni hingga akhir Oktober.
Pada periode tersebut, suhu udara maksimum diperkirakan dapat mencapai 35 °C dengan tingkat kelembapan udara berada pada kisaran 50 hingga 60 persen. Kondisi ini menyebabkan vegetasi lebih mudah mengering sehingga meningkatkan potensi munculnya titik api.
“Dengan suhu yang cukup tinggi dan kelembapan yang relatif rendah, masyarakat harus lebih berhati-hati, terutama dalam aktivitas yang dapat memicu kebakaran seperti pembukaan lahan dengan cara dibakar,” ujarnya.
Riza mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan.
“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla. Pencegahan lebih baik dilakukan sejak awal agar dampaknya tidak meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.
BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk terus melakukan pemantauan kondisi cuaca serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....