MAN 2 Kukar Perkuat Budaya Riset, Bekali Siswa Jadi Peneliti Muda

  • 05 Agt 2026 07:40 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Madrasah Aliyah Negeri Dua Kutai Kartanegara terus mendorong pengembangan budaya riset di kalangan pelajar. Salah satunya, melalui kegiatan Bimbingan Teknis Program Unggulan Riset yang digelar di Aula UMMI Center, Jumat 31 Juli 2026.

Bimbingan teknis tersebut diikuti 70 siswa kelas sepuluh dan sebelas yang tergabung dalam Program Riset, bersama para guru pembina riset MAN 2 Kutai Kartanegara.

Kepala Sekolah MAN 2 Kutai Kartanegara, Ummi Puji Astutik, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik dan keagamaan sekaligus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.

"Para siswa juga diharapkan bisa menghasilkan karya ilmiah yang dapat menjawab berbagai persoalan di lingkungan sekitar serta bersaing dalam kompetisi penelitian di tingkat daerah, nasional, hingga internasional," ujanya, dalam keterangan resmi yang diterima rri.co.id, Selasa 4 Agustus 2026.

Guru Besar Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman, Rudy Agung Nugroho, saat memaparkan materi kepada siswa MAN 2 Kutai Kartanegara. (Foto: Dok. Universitas Mulawarman)

Kegiatan bimbingan ini menghadirkan Guru Besar Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman, Rudy Agung Nugroho, sebagai narasumber dan dipandu moderator Rais Budiarto sekaligus selaku Pembina siswa MAN 2 Kutai Kartanegara.

Dalam pemaparannya, Rudy Agung Nugroho memberikan pembekalan mengenai tahapan penelitian ilmiah. Mulai dari cara mencetuskan ide hingga menjadi karya tulis.

"Jadi, bagaimana agar mereka bisa menemukan ide penelitian, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, merumuskan masalah, menentukan metode, sampai menyusun karya tulis ilmiah secara sistematis," kata Rudy.

Kegiatan pun berlangsung secara interaktif. Para peserta tampak antusias membahas penyusunan proposal, pemanfaatan potensi lokal sebagai objek penelitian, serta strategi menghasilkan riset yang inovatif dan berdaya saing.

Melalui program ini, para siswa MAN 2 Kutai Kartanegara dapat terbiasa berpikir berdasarkan data dan mampu melahirkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....