BPS Catat Inflasi Tahunan Samarinda Capai 3,77 Persen, Tertinggi di Kaltim
- 05 Agt 2026 07:39 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) di Kota Samarinda pada Juli 2026 mencapai 3,77 persen. Capaian tersebut menjadi tingkat inflasi tahunan tertinggi di antara daerah Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kalimantan Timur.
Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan inflasi bulanan atau month to month (m-to-m) pada Juli 2026 sebesar 0,20 persen. Sementara inflasi tahun kalender atau year to date (y-to-d) tercatat sebesar 2,83 persen.
Kelompok transportasi menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi bulanan dengan tingkat inflasi sebesar 1,36 persen. Kelompok tersebut memberikan andil sebesar 0,19 persen terhadap inflasi Kota Samarinda pada Juli 2026.
“Kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 1,36 persen dengan andil 0,19 persen. Kelompok pendidikan juga mengalami inflasi sebesar 0,93 persen dengan andil sebesar 0,04 persen,” kata Supriyanto dalam rilis BPS Kota Samarinda, pada Senin 3 Agustus 2026.
Selain transportasi, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,30 persen dengan andil 0,09 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mencatat inflasi sebesar 0,38 persen dengan andil 0,04 persen.
Sejumlah komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan antara lain daging ayam ras sebesar 0,15 persen dan bensin sebesar 0,14 persen. Angkutan udara, telepon seluler, serta ikan layang atau ikan benggol juga turut mendorong kenaikan harga.
Di sisi lain, penurunan harga cabai rawit, bawang merah, tomat, emas perhiasan, dan cabai merah menahan laju inflasi. "Bertambahnya pasokan komoditas hortikultura selama musim panen menjadi salah satu faktor yang mendorong terjadinya penurunan harga di pasar," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....