Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kaltim Naik 26,95 Persen pada Agustus 2026

  • 03 Okt 2026 16:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Aktivitas pariwisata Kalimantan Timur pada Agustus 2026 menunjukkan pergerakan yang beragam. Kunjungan wisatawan mancanegara meningkat secara bulanan, sementara perjalanan wisatawan nusantara dan wisatawan nasional mengalami penurunan.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai, dalam rilis resmi, Kamis 1 Oktober 2026. Ia mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Agustus 2026 mencapai 1.267 kunjungan. Angka tersebut meningkat 26,95 persen dibandingkan Juli 2026, tetapi turun 3,87 persen secara tahunan.

“Untuk aktivitas pariwisata cenderung mengalami penurunan seiring berakhirnya liburan sekolah dan berakhirnya periode ibadah haji. Meski sejumlah event mendorong wisatawan mancanegara dan tingkat penghunian kamar hotel nonbintang,” kata Mas’ud.

Wisatawan mancanegara yang datang ke Kaltim pada Agustus 2026 paling banyak berasal dari Brunei Darussalam dengan kontribusi 44,12 persen. Berikutnya Malaysia sebesar 21,23 persen dan Singapura sebesar 5,61 persen.

Sementara itu, perjalanan wisatawan nasional pada Agustus 2026 mencapai 3.507 perjalanan. Jumlah tersebut turun 33,11 persen secara bulanan dan 14,51 persen secara tahunan. Adapun perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1.312.879 perjalanan, turun 8,99 persen secara bulanan tetapi meningkat 6,84 persen secara tahunan.

Berdasarkan daerah asal, perjalanan wisatawan nusantara paling banyak berasal dari Samarinda dengan kontribusi 26,08 persen, Kutai Kartanegara 19,99 persen, dan Balikpapan 18,88 persen. Sementara tujuan utama perjalanan wisatawan nusantara adalah Samarinda 25,87 persen, Kutai Kartanegara 20,50 persen, dan Balikpapan 20,25 persen.

"Untuk tingkat penghunian kamar atau TPK hotel berbintang pada Agustus 2026 tercatat 52,30 persen, turun 2,44 persen secara bulanan dan 0,24 persen secara tahunan. Sebaliknya, TPK hotel nonbintang mencapai 23,84 persen, meningkat 0,1 persen secara bulanan dan 1,16 poin secara tahunan," ujar Mas'ud.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....