Sidak SMPN 29 Grand City, Wawali Balikpapan Target Tuntas Desember
- 29 Jul 2026 07:22 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, melakukan peninjauan lapangan ke kawasan Balikpapan Utara. Inspeksi mendadak (sidak) ini bertujuan untuk melihat langsung proyek strategis pembangunan SMP Negeri 29 di Grand City, guna memastikan percepatan pelayanan publik di sektor pendidikan.
Fasilitas pendidikan terpadu berkapasitas 12 rombongan belajar (rombel) ini ditargetkan selesai tepat waktu pada akhir tahun. Pembangunan tersebut terus dipacu demi memenuhi kebutuhan daya tampung sekolah di wilayah setempat.
"Tanah ini merupakan hibah dari perumahan Grand City. Salah satu tanggung jawab pihak perumahan adalah pemenuhan fasilitas umum, oleh karena itu dibangunlah sekolah ini," ujar Bagus pada Selasa 28 Juli 2026.
Berdasarkan laporan di lapangan, progres pembangunan fisik gedung saat ini berjalan positif dan telah melampaui target berkala yang ditentukan. Pihak kontraktor optimistis struktur utama bangunan akan rampung menjelang akhir tahun.
Proyek yang dimulai sejak Mei hingga 24 Desember 2026 ini direncanakan memiliki 12 ruang belajar dan satu aula untuk upacara, dengan capaian progres saat ini sudah menyentuh angka 39 persen. Bagus berharap agar kontraktor selalu memperhatikan kebersihan dan kerapian lokasi selama proses pengerjaan. Selain itu, ia juga berharap pembangunan sekolah dapat selesai tepat waktu.
Sementara itu, Kontraktor dari PT Norma Noor, Muhammad Kasim, yang menangani proyek ini menyatakan bahwa pihaknya telah berpengalaman membangun beberapa gedung SMP di Kota Balikpapan. "Pembangunannya hampir mirip dengan SMPN 27 yang pernah kami bangun, namun struktur kali ini akan lebih indah karena menyesuaikan dengan lokasinya di area perumahan," ujarnya kepada RRI.
Kasim menambahkan bahwa bangunan tersebut menggunakan fondasi tiang bor (bore pile) sehingga strukturnya sangat kokoh. Beberapa proyek sekolah di Balikpapan yang pernah ia selesaikan antara lain SMPN 27 Balikpapan dan SMKN 7 Somber, Balikpapan. "Kami selalu menyelesaikan pengerjaan proyek sesuai target kontrak, bahkan kerap selesai lebih awal," ucapnya.
Sebanyak 70 pekerja dikerahkan dalam proyek ini. Pembangunan dibagi menjadi dua gedung. Gedung pertama dirancang dua lantai dengan kapasitas masing-masing 12 kelas di lantai satu dan lantai dua. Sementara itu, gedung kedua juga memiliki dua lantai dengan kapasitas masing-masing 6 kelas di lantai dasar dan lantai atas.
Terkait infrastruktur penunjang, akses jalan menuju sekolah saat ini sedang dikerjakan bersama dengan pihak pengembang Grand City Balikpapan. Langkah kolaborasi ini diambil guna menjamin keamanan dan kenyamanan akses mobilitas saat sekolah mulai beroperasi penuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....