Dispar Kaltim Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Akses Permodalan
- 23 Jul 2026 09:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif agar para pelaku tidak hanya mampu menghasilkan karya, tetapi juga mengembangkan dan memasarkan produknya. Penguatan ekosistem dinilai penting karena masih terdapat pelaku kreatif yang kesulitan mengakses fasilitas produksi, promosi, hingga permodalan.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal, mencontohkan subsektor musik di Samarinda yang memiliki banyak potensi. Mulai dari musisi, pencipta lagu, arranger, hingga pelaku produksi musik telah tersedia, namun belum seluruhnya terhubung dalam satu ekosistem yang kuat.
“Banyak pencipta lagu punya lagu bagus, punya aransemen bagus, tapi bingung mau serahkan dengan siapa. Ada pemain bagus, pemusik bagus, tapi tidak punya ciptaan sendiri yang bagus,” ujarnya.
Menurut Faisal, pemerintah telah berupaya menyediakan fasilitas pendukung, salah satunya studio mixing dan rekaman. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mengatasi persoalan produksi yang masih dihadapi pelaku ekonomi kreatif.
Selain penguatan fasilitas, Dispar Kaltim juga mendorong pertemuan antara pelaku ekonomi kreatif dengan dunia usaha dan pemodal. Kolaborasi tersebut dapat melibatkan KADIN, HIPMI, perusahaan swasta, maupun perusahaan tambang yang memiliki program pemberdayaan masyarakat.
“Cita-cita saya mudah-mudahan ada sebuah expo atau ajang kreasi yang B2B. Kita tampilkan ekonomi kreatif, baik musik, rekaman, kriya dan lain sebagainya yang sebenarnya kalau dimodali oleh swasta bisa jadi,” kata Faisal pada Rabu 22 Juli 2026.
Menurut Faisal, penguatan ekosistem tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Kaltim. Keterhubungan antara pelaku, fasilitas produksi, promosi, dunia usaha, dan permodalan dinilai menjadi kunci agar karya kreatif dapat berkembang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....