SMAN 10 Samarinda Menang PTUN, Gubernur Ajak Akhiri Polemik Pendidikan
- 22 Jul 2026 08:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mengajak seluruh pihak mengakhiri polemik sengketa aset SMAN 10 Samarinda dan bersama-sama berfokus meningkatkan kualitas pendidikan. Ajakan tersebut disampaikan setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memenangkan gugatan kepemilikan aset sekolah di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Saat meninjau SMAN 10 Samarinda di Samarinda Seberang, Selasa 21 Juli 2026, Rudy menegaskan pemerintah tidak memandang putusan tersebut sebagai kemenangan semata. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika peserta didik dapat memperoleh pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas.
"Terkait putusan PTUN, tidak ada kemenangan yang lebih besar selain melihat anak-anak Kaltim memperoleh pendidikan terbaik," kata Rudy Mas'ud melansir dari rilis Pemprov Kaltim.
Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menghormati seluruh proses hukum yang telah berjalan. Ia berharap putusan tersebut menjadi akhir dari konflik sehingga seluruh energi dapat diarahkan untuk membangun dunia pendidikan. "Kalau energi kita habis untuk konflik, maka anak-anak kita yang kehilangan waktu. Sekarang mari kita gunakan energi itu untuk memperbaiki pendidikan," ujarnya.
| Baca juga: Kaltim Target Masuk Lima Besar PON 2028 |
Kepala Biro Hukum Setdaprov Kaltim, Suparmi, mengatakan Pemprov Kaltim telah memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan aset SMAN 10 Samarinda setelah memenangkan sengketa melawan Yayasan Melati. Meski demikian, pihaknya masih menunggu salinan resmi putusan PTUN sebagai dasar tindak lanjut administrasi.
Dengan adanya kepastian hukum tersebut, Pemprov Kaltim berkomitmen mempercepat penataan dan pengembangan SMAN 10 Samarinda. Sekolah yang memiliki lingkungan hijau dan fasilitas memadai itu dipersiapkan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan, termasuk mendukung rencana transformasi menjadi Sekolah Garuda.
Rudy juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak, termasuk Yayasan Melati, dalam mendukung pendidikan di SMAN 10 Samarinda. Ia berharap pemerintah, sekolah, yayasan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi menciptakan pendidikan yang berkualitas, unggul, dan mampu melahirkan generasi emas Kalimantan Timur yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....