BKKBN Soroti Tantangan Fatherless di Kaltim-Kaltara dalam Pembangunan Keluarga
- 21 Jul 2026 14:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Penguatan peran keluarga menjadi salah satu tantangan penting dalam pembangunan kependudukan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Salah satu persoalan yang disoroti adalah masih tingginya keluarga dengan anak yang mengalami ketiadaan peran ayah.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Sunarto, menyebut lebih dari 24 persen keluarga yang memiliki anak di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara pada 2025 mengalami ketiadaan figur ayah. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan dalam membangun kualitas generasi muda di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Sunarto dalam Webinar Peringatan Hari Kependudukan Dunia Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, pada Selasa 21 Juli 2026. Menurutnya, penguatan keluarga harus menjadi bagian penting dari strategi pembangunan kependudukan.
“Pencegahan fatherless menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan kependudukan. Penguatan keluarga diperlukan untuk memastikan kualitas penduduk yang unggul di masa depan,” ujar Sunarto.
Sunarto menjelaskan, pembangunan kualitas penduduk tidak hanya ditentukan oleh pendidikan dan kesehatan. Lingkungan keluarga yang kuat, pengasuhan yang baik, serta keterlibatan orang tua dalam tumbuh kembang anak juga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tangguh.
Selain persoalan ketiadaan peran ayah, tantangan lain yang dihadapi adalah pemerataan pendidikan dan pemenuhan layanan kesehatan reproduksi bagi remaja. Edukasi yang memadai diperlukan untuk mencegah pernikahan dini dan berbagai persoalan yang dapat memengaruhi kualitas generasi mendatang.
Sunarto menegaskan, pemerintah dan seluruh pihak perlu berkolaborasi untuk memberdayakan generasi muda sejak sekarang. "Pembangunan masa depan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara harus dilakukan dengan memperkuat keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan generasi muda memiliki ruang untuk tumbuh dan berkontribusi," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....