BPBD Kaltim Pastikan Kesiapan Logistik dan Peralatan Hadapi Musim Kemarau
- 21 Jul 2026 12:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur memastikan kesiapan logistik dan peralatan untuk menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. Kesiapan tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan apabila terjadi bencana di kabupaten dan kota.
Musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko sejumlah bencana, seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, hingga kebakaran permukiman. Kondisi ini mendorong BPBD Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan, baik dari sisi sumber daya manusia, peralatan, maupun ketersediaan logistik.
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, mengatakan logistik kebencanaan terus disiapkan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Sebagian logistik juga didistribusikan kepada BPBD kabupaten dan kota sebagai cadangan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.
“Logistik merupakan hal yang selalu kami siapkan. Kami juga mendistribusikannya ke kabupaten dan kota sebagai cadangan apabila terjadi bencana dan masyarakat memerlukan bantuan,” ujar Buyung.
Menurut Buyung, distribusi logistik dilakukan untuk memastikan daerah memiliki dukungan awal dalam penanganan bencana. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi sebelum adanya penanganan lanjutan.
Selain logistik, kesiapan peralatan juga menjadi perhatian BPBD. Setiap BPBD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, memiliki peralatan penanggulangan bencana, termasuk peralatan untuk menangani kebakaran. Penanganan bencana dilakukan melalui kerja sama lintas sektor. BPBD berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sektor kehutanan, dinas kesehatan, dinas sosial, Manggala Agni, SAR, kepolisian, dan TNI.
Koordinasi lintas sektor diperlukan karena penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Setiap lembaga memiliki peran masing-masing, mulai dari pencegahan, penanganan kejadian, evakuasi, hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Buyung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. "Selain memantau informasi cuaca dari BMKG, masyarakat agar memperhatikan kesehatan saat beraktivitas di bawah terik matahari serta tidak melakukan pembakaran sampah dan lahan secara sembarangan," katanya pada Selasa 21 Juli 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....