Polres PPU Perkuat Patroli Karhutla, Libatkan Warga Cegah Kebakaran Lahan

  • 16 Jul 2026 08:30 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Polres Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan rawan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Selain memantau kondisi lapangan, patroli juga difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Patroli yang dilaksanakan personel Satuan Samapta Polres PPU pada Kamis, 16 Juli 2026, menyasar kawasan perkebunan, lahan kosong, dan area hutan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran akibat cuaca kering.

Kasat Samapta Polres PPU, AKP Wiji Santosa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui pendekatan humanis dan kolaboratif.

"Arahan Kapolres PPU sangat jelas, yakni meningkatkan kewaspadaan sekaligus melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan. Melalui komunikasi langsung dan sosialisasi bahaya karhutla, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.

Dalam patroli tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan terhadap potensi munculnya titik api, tetapi juga berdialog dengan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan kebakaran maupun aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.

Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat sebagian besar kasus kebakaran lahan berawal dari aktivitas manusia yang kemudian sulit dikendalikan akibat kondisi cuaca panas dan tiupan angin. Dengan keterlibatan masyarakat, potensi kebakaran diharapkan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

AKP Wiji Santosa menegaskan, keberhasilan pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh aparat semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kami berharap masyarakat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga lingkungan. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sehingga dampak kebakaran bisa diminimalkan," katanya.

Sejumlah warga yang ditemui saat patroli menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel kepolisian di lapangan. Mereka menyatakan siap mendukung upaya pencegahan dengan memberikan informasi apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Bagi Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), perlindungan terhadap kawasan hutan dan lahan memiliki arti strategis. Selain menjaga kelestarian lingkungan, pencegahan karhutla juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas udara, melindungi ekosistem, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....