DLH Samarinda Targetkan Perbaikan Kualitas Sungai, Optimalisasikan IPAL Komunal
- 14 Jul 2026 13:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup terus memperkuat upaya pengendalian pencemaran air melalui optimalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Program tersebut menjadi salah satu aksi yang diusulkan dalam penyusunan Annual Work Plan (AWP) Tahun 2027.
Pengendali Dampak Lingkungan DLH Samarinda, Iwan Setiawan, menjelaskan optimalisasi IPAL komunal menjadi bagian dari program remediasi lingkungan. Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan indeks kualitas air, terutama pada kawasan sungai yang menerima aliran hasil pengolahan limbah.
Menurut Iwan, langkah awal yang dilakukan mencakup identifikasi dan inventarisasi kondisi lapangan. Selain itu, DLH juga melakukan survei teknis, pengambilan sampel air limbah, hingga evaluasi terhadap kinerja sistem IPAL yang telah tersedia.
“Aksi yang pertama adalah pelaksanaan remediasi. Yang dilakukan yaitu optimalisasi IPAL komunal melalui identifikasi lapangan, pengumpulan data teknis, pengambilan sampel dan evaluasi,” ujar Iwan.
Iwan menjelaskan IPAL komunal berbeda dengan septic tank rumah tangga karena melayani beberapa sumber limbah dari masyarakat dalam satu sistem pengolahan. Fasilitas tersebut terutama diperuntukkan bagi kawasan permukiman yang belum memiliki sistem sanitasi individu.
“IPAL komunal itu sumbernya dari masing-masing rumah tangga yang tidak punya septic tank, khususnya yang berada di pinggir sungai,” ujarnya pada Selasa 14 Juli 2026.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah IPAL komunal Turatea di Handil Bakti, Kecamatan Palaran. DLH Samarinda menargetkan program tersebut mampu meningkatkan pengelolaan limbah domestik dari sekitar 40 kepala keluarga yang menjadi penerima layanan.
Dalam usulan AWP 2027, kegiatan optimalisasi IPAL komunal tersebut mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp100 juta. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung proses pemeriksaan teknis, pengambilan sampel, serta evaluasi sistem pengolahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....