Inspektorat Samarinda Targetkan 10 SMP Ikuti Program Goes To School

  • 13 Jul 2026 13:29 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda melalui Inspektorat Daerah menjadikan pendidikan antikorupsi sebagai agenda prioritas pada tahun 2026. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Inspektorat Goes To School yang resmi dibuka di SMP Negeri 22 Samarinda, Jalan Pahlawan.

Selain memberikan edukasi mengenai integritas dan bahaya korupsi, penyuluh juga membagikan hadiah menarik kepada siswa yang aktif menjawab pertanyaan selama sesi berlangsung.

Pelaksana Tugas Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan sekaligus pencegahan yang diamanatkan kepada Inspektorat. Menurutnya, pendidikan antikorupsi harus mulai masuk ke lingkungan sekolah agar nilai kejujuran tertanam sejak usia dini.

"Kegiatan ini sudah menjadi agenda prioritas Inspektorat. Sesuai amanat KPK, kita harus mengedepankan pendidikan antikorupsi sejak dini, sehingga nilai-nilai integritas dapat tertanam sebelum anak-anak memasuki dunia kerja dan pemerintahan," ujar Firdaus, pada Senin 13 Juli 2026.

Firdaus menjelaskan, meskipun pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan program pencegahan korupsi. Tahun ini Inspektorat menargetkan pelaksanaan Goes To School di 10 SMP yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Samarinda.

"Satu kecamatan satu SMP menjadi sasaran program tahun ini. Kami menerapkan asas keadilan agar seluruh wilayah mendapatkan kesempatan yang sama menerima edukasi antikorupsi," katanya.

Firdaus menambahkan, kegiatan akan berlangsung selama sekitar satu bulan sesuai jadwal yang telah disusun. Pelaksanaannya melibatkan penyuluh antikorupsi, duta antikorupsi dari perguruan tinggi, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....