BPBD Samarinda Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla saat Kemarau

  • 13 Jul 2026 08:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring prediksi cuaca panas yang akan mencapai puncaknya pada Juli hingga Agustus 2026. Langkah antisipasi dilakukan menyusul peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait dampak fenomena El Nino.

Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan berdasarkan informasi prakiraan cuaca, wilayah Samarinda mulai memasuki musim panas sejak akhir Juni meski hujan masih sesekali turun. Kondisi tersebut diperkirakan akan semakin meningkat pada awal Juli hingga Agustus.

Menurut Suwarso, Kementerian Lingkungan Hidup meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Risiko tersebut perlu diantisipasi karena cuaca kering dapat mempercepat penyebaran api.

"Samarinda pernah memiliki catatan kejadian kebakaran lahan di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Sambutan, Sungai Kunjang, dan Palaran. Pengalaman tersebut menjadi dasar pemerintah untuk memperkuat upaya mitigasi sejak dini," kata Suwarso pada Senin 13 Juli 2026.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah mengoptimalkan peran Kelurahan Tangguh Bencana yang tersebar di berbagai wilayah. Kelompok tersebut menjadi garda terdepan dalam melakukan mitigasi sekaligus penanganan awal apabila ditemukan kebakaran berskala kecil.

Selain itu, koordinasi lintas instansi juga telah dipersiapkan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Manggala Agni. Mekanisme penanganan telah disusun sehingga seluruh personel dapat bergerak cepat setelah menerima laporan lokasi kebakaran.

"Di awal Juli sampai dengan Agustus diprediksi menjadi puncak cuaca panas. Karena itu kami sudah melakukan mitigasi melalui Kelurahan Tangguh Bencana dan berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, serta Manggala Agni agar semua siap bergerak jika terjadi kebakaran lahan," ujar Suwarso.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....