Berau Bidik Pasar Nasional Lewat Kriya dan Wastra Berbasis Kearifan Lokal

  • 11 Jul 2026 18:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Makassar – Kabupaten Berau memanfaatkan ajang Expo Dekranas 2026 di Makassar sebagai etalase untuk memperluas pasar produk ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Tidak hanya menampilkan hasil kerajinan, keikutsertaan ini juga menjadi strategi memperkenalkan identitas budaya Berau agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Pada pameran yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, 9–12 Juli 2026, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menghadirkan langsung para perajin dengan membawa berbagai produk unggulan, mulai dari aksesori berbahan batu alam khas Bumi Batiwakkal, batik bermotif kekayaan alam Berau, hingga tas anyaman rotan yang menjadi tren di pasar kriya.

Ketua Dekranasda Berau, Brigjen Pol (Purn) Edy Suswanto, mengatakan momentum Expo Dekranas menjadi peluang bagi para perajin untuk memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.

"Ini menjadi momentum yang baik bagi kita untuk membawa perajin di daerah go nasional bahkan mendunia," ujarnya, Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut Edy, tingginya minat pengunjung terhadap produk Berau menunjukkan bahwa kerajinan lokal memiliki daya saing apabila didukung dengan inovasi, kualitas, dan promosi yang berkelanjutan.

Karena itu, Dekranasda Berau terus melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran, hingga pendampingan perizinan usaha agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.

"Kami mendorong UMKM perajin semakin tumbuh yang pada akhirnya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga," katanya.

Keikutsertaan pengrajin secara langsung dalam pameran juga dinilai penting karena membuka ruang interaksi dengan calon pembeli sekaligus memberikan masukan mengenai tren pasar. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi produk tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

Sementara itu, Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Dekranas menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi perajin dan pelaku UMKM. Menurutnya, agar mampu menembus pasar global, produk kriya Indonesia harus memiliki kualitas yang baik, kemasan menarik, serta kapasitas produksi yang memadai sesuai kebutuhan pasar.

Bagi Berau, promosi kriya dan wastra tidak hanya menjadi upaya meningkatkan penjualan produk UMKM, tetapi juga bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Melalui ajang nasional seperti Expo Dekranas, produk-produk khas Bumi Batiwakkal diharapkan semakin dikenal luas sekaligus membuka peluang pasar baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan para perajin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....