Hari Doa Nasional di IKN Tegaskan Nusantara sebagai Ruang Persatuan Bangsa
- 06 Jul 2026 09:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi panggung agenda berskala nasional. Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara memadati Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dalam puncak Hari Doa Nasional 2026 sebagai wujud penguatan persatuan, toleransi, dan doa bersama bagi masa depan Indonesia, 5 Juli 2026.
Mengusung tema "Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala dari IKN Kalimantan Timur ke Bangsa-Bangsa", kegiatan diikuti sekitar 480 peserta yang berasal dari berbagai gereja, organisasi keagamaan, serta tamu dari sejumlah negara, di antaranya Selandia Baru, Korea Selatan, Amerika Serikat, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon di kawasan IKN sebagai simbol harapan dan keberlanjutan, dilanjutkan doa bersama di Amphitheater IKN, kunjungan ke Istana Garuda, penghormatan di Taman Kusuma Bangsa, hingga ibadah puncak di Multifunction Hall Gedung Kemenko 3 IKN.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada penyelesaian infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan dukungan moral dan spiritual dari seluruh elemen bangsa.
"Pembangunan IKN bukan hanya membangun gedung dan kawasan pemerintahan, tetapi juga membutuhkan doa serta dukungan seluruh masyarakat agar cita-cita besar bangsa dapat terwujud," ujarnya.
Basuki juga menjelaskan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif ditargetkan rampung pada akhir 2027 hingga semester pertama 2028. Setelah prasarana utama selesai, pemerintah akan melanjutkan tahapan penetapan pemindahan ibu kota sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, Hari Doa Nasional tahun ini menunjukkan semakin terbukanya IKN sebagai ruang perjumpaan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran peserta lintas daerah, lintas denominasi gereja, hingga tamu internasional memperlihatkan bahwa kawasan ibu kota baru mulai menjalankan fungsi sebagai pusat aktivitas nasional yang mengedepankan semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Kapolresta Kawasan IKN Kombes Pol. Supriyanto menilai penyelenggaraan Hari Doa Nasional menjadi momentum memperkuat nilai persatuan di tengah pembangunan ibu kota baru.
"Hari Doa Nasional bukan hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebangsaan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara menunjukkan bahwa IKN merupakan rumah bersama yang dibangun di atas nilai persaudaraan dan gotong royong," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Polresta Kawasan IKN, Polres Penajam Paser Utara, TNI, Otorita IKN, serta instansi terkait. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga ibadah puncak berakhir.
Penyelenggaraan Hari Doa Nasional 2026 memperlihatkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya diarahkan menjadi pusat pemerintahan Indonesia, tetapi juga mulai tumbuh sebagai ruang yang mempertemukan keberagaman masyarakat dalam semangat persatuan.
Di tengah proses pembangunan yang terus berjalan, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah ibu kota tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, melainkan juga oleh kemampuan merawat harmoni sosial, toleransi, dan kebersamaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....