Peresmian WTP BUMDes Perkuat Layanan Air Bersih Desa di Kukar
- 06 Jul 2026 02:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara – Warga Desa Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, kini tidak lagi bergantung pada air sumur berwarna kemerahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran Water Treatment Plant (WTP) yang dikelola BUMDes Madani menjadi solusi penyediaan air bersih sekaligus membuka peluang penguatan ekonomi desa.
Selama bertahun-tahun, sebagian masyarakat memanfaatkan air sumur yang kualitasnya kurang layak karena berwarna merah akibat kandungan mineral tertentu. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas rumah tangga dan kualitas hidup warga. Melalui pembangunan WTP, pemerintah menghadirkan akses air bersih yang lebih aman dan layak bagi masyarakat.
Peresmian WTP dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor pembangunan desa. Selain menyediakan layanan dasar, BUMDes juga didorong mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan. Sabtu, 4 Juli 2026.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menegaskan keberadaan BUMDes harus memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat.
"BUMDes bukan hanya menjadi penggerak usaha desa, tetapi juga harus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui Water Treatment Plant ini, kita ingin memastikan masyarakat memperoleh akses air bersih yang layak sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa," ujar Aulia Rahman Basri.
Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Karena itu, pengembangan unit usaha berbasis pelayanan publik seperti WTP dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan yang profesional.
Keberadaan WTP BUMDes Madani diharapkan menjadi contoh pengembangan usaha desa yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara optimistis model tersebut dapat direplikasi di desa-desa lain sebagai bagian dari pembangunan desa yang mandiri, sehat, dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....