Balikpapan Summer Festival 2026 Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM

  • 04 Jul 2026 17:34 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen penuh dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif guna mewujudkan kota yang maju, inovatif, dan berdaya saing. Komitmen ini ditegaskan kembali dalam pembukaan Balikpapan Summer Festival 2026, sebuah ajang kolaborasi akbar yang mempertemukan berbagai subsektor ekonomi kreatif, seni pertunjukan, industri kreatif, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Wali Kota Balikpapan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan, C. I. Ratih Kusuma W, menyampaikan bahwa Balikpapan telah ditetapkan sebagai Kota Kreatif sejak tahun 2019 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Saat ini, capaian tersebut semakin gemilang dengan masuknya Balikpapan ke dalam nominasi 75 Kota Besar, khususnya dalam jaringan internasional ICCN (International Creative City Network).

"Festival seperti ini menjadi bagian krusial dalam mempromosikan Balikpapan sebagai Kota Kreatif. Pemerintah Kota akan terus berkomitmen menyediakan ruang publik yang produktif, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi," ujar Ratih dalam sambutannya pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah telah membuka ruang kreatif di seluruh kecamatan. Fasilitas ini sudah berjalan di beberapa titik strategis, seperti Taman Bekapai (Balikpapan Kota) dan Balikpapan Tennis Stadium. Pemerintah juga tengah mempersiapkan titik baru di Taman Tiga Generasi (Balikpapan Selatan), Wonorejo dan Grand City (Balikpapan Utara), area Stadion Batakan (Balikpapan Timur), Kampung Baru (Balikpapan Barat), serta kawasan Kang Bejo (Balikpapan Tengah). Langkah ini diperkuat oleh Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang telah membentuk Forum Ekraf di tingkat kecamatan.

Balikpapan Summer Festival 2026 yang berlangsung selama dua hari ini memanfaatkan momentum libur sekolah untuk menyasar generasi muda. Ketua Harian Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Balikpapan, Krishna Galih Mahendra Putra, menjelaskan bahwa tujuan utama festival tahun pertama ini adalah untuk meregenerasi industri kreatif dan memetakan potensi habit kreatif para pelajar. Animo peserta pun sangat tinggi, bahkan jangkauannya meluas hingga ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

"Fokus utama kami pada festival kali ini adalah subsektor industri gim, tari modern (modern dance), dan freestyle. Khusus untuk kompetisi gim, tercatat sekitar 100 grup antusias mendaftarkan diri," kata Krishna.

Selain kompetisi, festival ini dimeriahkan oleh sedikitnya 20 stan UMKM kuliner yang dikelola oleh anak-anak muda terampil. Menariknya, seluruh pelaku UMKM di festival ini diwajibkan menggunakan Bright Gas (tabung 5,5 kg) dan dilarang keras menggunakan Elpiji bersubsidi.

Hal ini diterapkan sebagai bukti bahwa UMKM sektor kreatif di Balikpapan telah mandiri, memiliki potensi keuntungan yang matang, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Acara yang merupakan hasil sinergi antara Forum Ekraf dan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan ini secara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah. Melalui kegiatan ini, Ketua Panitia, Anton Anggara, berharap dapat menjaring talenta-talenta baru yang nantinya mampu membawa nama Balikpapan bersinar di kancah industri kreatif nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....