Harmoni Nusantara: Ribuan Umat Hadiri Hari Doa Nasional 2026 di Balikpapan

  • 04 Jul 2026 06:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan, kembali menjadi perhatian nasional dengan menjadi tuan rumah Opening Ceremony Hari Doa Nasional (HDN) ke-5 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dome Balikpapan, Kamis 2 Juli 2026, menjadi simbol harmonisasi, persatuan, dan toleransi di gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hari Doa Nasional 2026 diselenggarakan oleh Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) pada 2–5 Juli 2026. Sebanyak sekitar 2.000 tamu undangan menghadiri pembukaan kegiatan tersebut, mulai dari tokoh lintas agama, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur dan Balikpapan, hingga para pimpinan gereja dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Panitia Hari Doa Nasional 2026 Fani Yosi.(Foto: RRI Samarinda/Afriani)

Ketua Panitia Hari Doa Nasional 2026, Fani Yosi, mengatakan kegiatan tersebut telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima. Menurutnya, Hari Doa Nasional berawal dari Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) yang menjadi wadah pemersatu berbagai denominasi Kristen dan Katolik di Indonesia.

"FUKRI menjadi wadah yang menyatukan berbagai denominasi Kristen dan Katolik, di antaranya Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII), Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Persekutuan Baptis Indonesia (PBI), Bala Keselamatan (BK), dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK)," ujar Fani kepada RRI, Sabtu 4 Juli 2026.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turut memberikan apresiasi melalui pesan video (keynote speech). Dalam pesannya, Gibran mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Doa Nasional di Kalimantan Timur sebagai pengingat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat kerukunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.

Penyelenggaraan Hari Doa Nasional tahun ini juga menghadirkan sejumlah inovasi. Untuk pertama kalinya, seluruh rangkaian acara dilengkapi layanan juru bahasa isyarat sehingga dapat diikuti oleh penyandang disabilitas, khususnya teman-teman tuli. Selain itu, seluruh kegiatan juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube sehingga dapat diakses masyarakat di berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan sejumlah penyanyi rohani nasional, seperti Sari Simorangkir dan Andi Ambarita. Penampilan Grezya Epiphania, musisi rohani tunanetra yang memainkan piano, juga mendapat apresiasi dari para peserta.

Kemegahan acara turut didukung penampilan Korea World Choir, PSRP Choir yang merupakan Juara I Nasional Pesparawi, serta PSDP Choir kategori dewasa.

Sebagai penutup rangkaian pembukaan, seniman Ronald menampilkan pertunjukan lukis pasir (sand art) yang menggambarkan sejarah Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) serta perjalanan Hari Doa Nasional.

Penyelenggaraan Opening Ceremony Hari Doa Nasional ke-5 di Balikpapan menjadi salah satu momentum yang menunjukkan semangat kebersamaan, toleransi, dan kolaborasi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Puncak Hari Doa Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu 5 Juni 2026 di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kota Balikpapan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....