Akses menuju IKN Terus Disempurnakan, Destinasi Wisata Alam Jadi Daya Tarik Baru

  • 02 Jul 2026 17:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Nusantara - Pembangunan akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dipercepat seiring dengan pengembangan kawasan sebagai pusat pemerintahan sekaligus kota modern. Selain infrastruktur jalan yang semakin lengkap, pemerintah juga menyiapkan berbagai destinasi wisata untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke IKN.

Direktur Sarana dan Prasarana Dasar IKN yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan, Cakra Nagara, mengatakan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan IKN masih dalam tahap penyelesaian. "Akses jalan saat ini sedang dibangun, termasuk jalan tol dari Balikpapan menuju IKN," ujar Cakra dalam wawancara bersama RRI diruang rapat kerjanya, Senin 29 Juni 2026.

Menurutnya, jalan tol tersebut telah beberapa kali diuji coba dan mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan. "Kami pernah melakukan uji coba perjalanan dari Balikpapan ke IKN dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga satu jam," katanya.

Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN). (Foto: Instagram ikn_id)

Meski demikian, ruas tol tersebut belum dibuka secara penuh untuk masyarakat karena masih dalam proses penyelesaian akhir. "Saat ini jalannya masih ditutup karena sedang dilakukan pemasangan lampu penerangan jalan. Sebelumnya sempat dibuka untuk mengurai kemacetan saat libur Tahun Baru dan Lebaran," ucap Cakra.

Ia menjelaskan, proses penyempurnaan infrastruktur masih dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain pemasangan lampu jalan, beberapa ruas jalan juga masih dalam tahap penyelesaian. "Teman-teman dari Kementerian PU sedang menyelesaikan tahap finishing dan tinggal sedikit lagi pekerjaan yang harus diselesaikan," ujar Cakra.

Selain pembangunan infrastruktur, IKN juga mulai menawarkan sejumlah destinasi wisata yang dapat dinikmati pengunjung. Salah satu lokasi yang direkomendasikan adalah kawasan glamping (glamorous camping) yang menyuguhkan pengalaman berkemah dengan fasilitas modern di tengah alam.

Direktur Sarana dan Prasarana Dasar IKN yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan, Cakra Nagara (berkacamata tengah), saat menerima kunjungan Dewan Pengawas RRI dan Kepala RRI Samarinda di ruang kerjasamanya, Senin 29 Juni 2026. (Foto: RRI Samarinda)

"Di kawasan glamping terdapat jembatan kaca yang memungkinkan pengunjung melihat lokasi awal pembangunan IKN. Di sana juga tersedia area perkemahan yang nyaman," kata Cakra.

Ia menjelaskan, kawasan tersebut memiliki nilai historis karena menjadi lokasi Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, pertama kali melakukan konsolidasi pembangunan IKN. Ke depan, pemerintah juga merencanakan pengembangan destinasi wisata baru untuk menambah daya tarik kawasan.

"Sudah direncanakan akan ada taman safari, tetapi saat ini masih dalam tahap studi kelayakan. Kajian tersebut penting agar kawasan ini semakin ramai dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tempat untuk dikunjungi," ucapnya.

Dengan penyempurnaan akses jalan dan pengembangan destinasi wisata, IKN diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga berkembang menjadi kawasan yang nyaman untuk dikunjungi, dihuni, dan menjadi tujuan wisata berbasis alam serta edukasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....