Pemadaman Bergilir Berdampak pada Seluruh Sistem Interkoneksi Kaltim-Kaltara
- 30 Jun 2026 19:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemadaman listrik bergilir akibat gangguan pembangkit tidak hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga berdampak pada sejumlah daerah lain yang tergabung dalam sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. PLN memastikan kebijakan pemadaman dilakukan secara merata dengan mempertimbangkan prioritas pelayanan publik.
Manager PLN UP3 Samarinda Adrian Sitompul mengatakan wilayah yang terdampak meliputi Samarinda, Balikpapan, Bontang, Berau, hingga Kabupaten Bulungan dan Tanjung Selor di Kalimantan Utara. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena seluruh wilayah tersebut berada dalam satu sistem kelistrikan yang saling terhubung.
"Kalau sistem interkoneksi, dampaknya memang dirasakan seluruh wilayah yang tergabung dalam sistem tersebut. Jadi bukan hanya Samarinda saja," ujar Adrian pada Senin 29 Juni 2026.
PLN menerapkan pola pemadaman bergilir dengan durasi antara dua hingga tiga jam dalam satu kali pemadaman. Setiap pelanggan diperkirakan mengalami pemadaman satu kali dalam rentang dua hingga tiga hari.
Meski demikian, Adrian menegaskan terdapat sejumlah objek vital yang menjadi prioritas utama dalam distribusi listrik, terutama rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk menghindari gangguan terhadap layanan kesehatan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
"Rumah sakit menjadi prioritas utama kami. Kalau memang masuk jadwal, sebisa mungkin rumah sakit menjadi lokasi terakhir yang dipadamkan," katanya.
PLN juga menyediakan informasi jadwal pemadaman melalui kanal WhatsApp resmi di masing-masing unit layanan pelanggan (ULP). Masyarakat diimbau mengikuti kanal tersebut agar memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal pemadaman maupun perubahan kondisi sistem kelistrikan.
"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kanal informasi resmi PLN sehingga bisa melakukan persiapan apabila terjadi pemadaman terencana," ucap Adrian. (zul)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....