Kilang Pertamina Buka Suara Soal Sebaran Debu di Permukiman Warga Balikpapan
- 29 Jun 2026 07:03 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – PT Kilang Pertamina Balikpapan mengonfirmasi adanya laporan masyarakat terkait sebaran partikel debu di sejumlah kawasan permukiman di wilayah Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara.
Keterangan tersebut disampaikan melalui rilis resmi yang diterima RRI Samarinda dari kontributor Balikpapan, Kamis 25 Juni 2026.
Vice President (VP) Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami telah menerima laporan tersebut dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mengingat saat ini kami sedang melakukan tahapan pengoperasian awal proses pengaliran bahan baku pada unit kilang baru," ujar Asep.
Ia menjelaskan, perusahaan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan, masyarakat setempat, serta instansi terkait. Selain itu, pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan keselamatan operasional.

Berdasarkan hasil identifikasi awal terhadap partikel debu yang dilaporkan masyarakat, Asep menyampaikan bahwa karakteristik material tersebut masih berada dalam batas yang tergolong aman bagi kesehatan dan tidak menunjukkan tingkat risiko yang signifikan.
Meski demikian, PT Kilang Pertamina Balikpapan tetap melakukan pemantauan dan kajian lanjutan untuk memastikan kondisi di lapangan.
"Informasi terbaru akan terus kami sampaikan kepada instansi terkait seiring perkembangan hasil pemantauan dan evaluasi yang dilakukan," katanya.
Asep menambahkan, masyarakat yang memiliki pertanyaan maupun keluhan dapat menyampaikannya melalui kantor kelurahan setempat yang telah ditetapkan sebagai jalur koordinasi resmi.
"Kami mengharapkan dukungan dan pengertian masyarakat agar penyelesaian Proyek RDMP Balikpapan sebagai Proyek Strategis Nasional dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi ketahanan energi nasional," ujarnya menutup rilis tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....