BNN Tanah Merah Sediakan Layanan Gratis Berstandar Internasional

  • 21 Jun 2026 21:16 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Keberadaan pusat pemulihan yang kredibel dan bebas biaya menjadi angin segar bagi upaya penanggulangan darurat narkoba di wilayah Kalimantan Timur. Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah yang beroperasi secara strategis di Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus membuka pintu layanan rehabilitasi medis dan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memungut biaya sepeser pun.

Seluruh biaya operasional, penyediaan obat-obatan, konsumsi, hingga penanganan terapi psikologis bagi para klien di balai ini sepenuhnya ditanggung oleh negara melalui alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Fasilitas ini sengaja diberikan agar faktor ekonomi tidak lagi menjadi kendala bagi keluarga untuk menyelamatkan anggota keluarga mereka yang kecanduan.

Meskipun layanan ini bersifat gratis bagi masyarakat, kualitas mutu penanganan klinis yang diterapkan di Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah memiliki spesifikasi yang sangat tinggi. Sistem tata laksana penanganan pecandu dirancang secara ilmiah berbasis bukti medikal (evident-based) serta mengadopsi standarisasi ketat dari berbagai lembaga otoritas kesehatan lintas sektor.

"Di tempat kami kan memang sudah terstandar ya baik secara nasional maupun internasional. Jadi, kita punya tata tata laksananya itu sudah terstandar semuanya. Kemudian kita punya ukurannya sudah ditetapkan dari pusat dan lembaga dunia, WHO. Kita juga punya standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan," ujar Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Bambang Styawan, dikutip Minggu, 21 Juni 2026.

Fasilitas rehabilitasi ini mengombinasikan standar pelayanan medis dari Kementerian Kesehatan, standar pemulihan sosial dari Kementerian Sosial, hingga panduan perlindungan hak anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk penanganan klien di bawah umur. Penerapan standar multi-sektor ini memastikan setiap individu mendapatkan penanganan yang humanis dan tepat sasaran.

"Untuk sampai saat ini, Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah masih gratis. Mudah-mudahan bisa terus ya pembiayaannya gratis terus. Jadi sampai saat ini gratis ya menggunakan dana APBN," katanya.

Pihaknya berharap agar masyarakat luas dapat memaksimalkan pemanfaatan akses layanan gratis yang berstandar internasional ini secara aktif. Anggapan keliru mengenai mahalnya biaya rehabilitasi pecandu narkoba harus segera ditepis demi mempercepat pemulihan angka prevalensi penyalahgunaan zat di Kalimantan Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....